TRENGGALEKNJENGGELEK – Proses rekrutmen pengurus 157 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Trenggalek menjadi perhatian serius, mengingat peran strategisnya dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto.
Pemilihan personel diingatkan agar tidak didasarkan pada faktor suka atau tidak suka, melainkan harus sesuai kompetensi.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komidag) Trenggalek, Saniran, menjelaskan bahwa pengelolaan koperasi berada di tangan pengurus yang diawasi pengawas, dengan keputusan tertinggi ada di rapat anggota.
"Struktur kelembagaan koperasi terdiri dari rapat anggota sebagai otoritas tertinggi, kemudian pengurus dan pengawas. Kalau pengurus terlalu sibuk, mereka bisa menunjuk pengelola, seperti manajer atau direktur, tapi pengangkatannya tetap harus disetujui dalam rapat anggota," terangnya.
Hingga kini, belum ada aturan teknis dari pemerintah terkait rekrutmen karyawan koperasi desa Merah Putih.
Namun, Saniran menegaskan bahwa pengangkatan personel harus mempertimbangkan karakteristik dan skala usaha masing-masing koperasi.
"Karyawan diangkat pengurus atas persetujuan rapat anggota. Tentu, mereka juga harus sesuai dengan kebutuhan dan visi usaha koperasi masing-masing," katanya.
Ia menekankan, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan koperasi, setidaknya memenuhi tiga kriteria: pintar, kober (mau bekerja), dan bener (berintegritas).
"Kalau cuma kober tapi tidak pintar, ya hasilnya tidak maksimal. Atau pintar tapi tidak punya waktu, juga tidak efektif. Paling penting, mereka harus bener, akhlaknya baik, agar tidak menyalahgunakan wewenang," tegasnya.
Saniran menambahkan, pendidikan perkoperasian wajib dimiliki pengurus, pengawas, dan anggota sesuai amanat Pasal 5 yang menekankan pentingnya pelatihan untuk pengembangan koperasi.
"Spesifikasi pegawai tergantung dari jenis usaha koperasi. Kalau usahanya di bidang perdagangan dan skalanya besar, tentu dibutuhkan tenaga yang kompeten di bidang tersebut. Yang jelas, jangan sampai rekrutmen berdasarkan like and dislike," pungkasnya. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri