Trenggaleknjenggelek – Peristiwa kebakaran akibat kelalaian manusia kembali terjadi di Bumi Menak Sopal. Kali ini, api muncul dari kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram di sebuah warung makan di wilayah Jalan KH. Agus Salim No 63, masuk Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, Rabu (17/9/2025).
Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek ini, kebakaran tersebut berawal sekitar pukul 17.40 WIB saat pemilik warung nasi goreng (Nasgor), Ninik Peni Mulatsih, mengganti tabung gas yang habis.
Saat pemasangan, regulator mengalami kebocoran dan tersulut api dari tungku yang masih menyala. Api pun membesar dan membakar ruangan berukuran dua kali tiga meter.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Syukurlah pemilik warung lasung melaporkan hal ini ke kami, sehingga aset warung senilai lebih dari Rp 100 juta berhasil diselamatkan,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek Habib Solehudin.
Hal tersebut terjadi lantaran petugas Damkar Trenggalek menerima laporan sekitar pukul 17.44. Hanya empat menit kemudian, petugas sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman menggunakan apar.
Dengan sekejap api berhasil dikendalikan. Sehingga kasus tersebut kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan LPG.
“Penyebab kebakaran kali ini murni kelalaian atau human error. Masyarakat harus lebih berhati-hati, terutama saat mengganti tabung gas. Pastikan regulator terpasang dengan benar dan tidak ada kebocoran sekecil apapun, karena bisa berakibat fatal,” ujar Habib.
Ia juga menambahkan, kebakaran akibat LPG masih sering terjadi di wilayah perkotaan. Edukasi dan kedisiplinan masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
“Kami selalu mengimbau agar warga menyiapkan alat pemadam sederhana di rumah atau warung, seperti kain basah atau apar. Tindakan cepat bisa menyelamatkan kerugian besar,” imbuhnya.
Dalam proses penanganan, sebanyak 11 personel Damkar dikerahkan, dibantu anggota Koramil, Tagana, serta masyarakat sekitar. Satu unit mobil pemadam kebakaran dan apar 3 kilogram digunakan untuk menjinakkan api.
Satpol PPK Trenggalek berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. “Kebakaran akibat human error bisa dicegah jika kita lebih teliti dan waspada,” pungkas Habib.(jaz)
Editor : Zaki Jazai