TRENGGALEK – Jalan Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) untuk kembali memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Trenggalek bakal terjal.
Sebab tahapan penjaringan calon ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek sudah tuntas. Agenda itu menjadi bagian penting dalam konsolidasi partai pasca Kongres VI di Bali lalu.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi, menyampaikan bahwa proses penjaringan dilakukan dari bawah melibatkan kader hingga tingkat pengurus anak cabang (PAC).
Menurut dia, seluruh nama calon ketua DPC maupun DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang dikirimkan telah melalui mekanisme internal yang terjadwal.
“Untuk calon ketua DPD ada tiga nama, yakni Buya Said Abdullah, Deni Wicaksono, dan Kanang Budi Sulistiono dari Ngawi. Sedangkan untuk calon ketua DPC (Trenggalek) ada delapan kader yang dijaring,” kata Doding.
Delapan nama calon ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek yang dijaring oleh 14 PAC tersebut meliputi Mochamad Nur Arifin (Bupati Trenggalek), Doding Rahmadi, Didit Sasongko, Pranoto, Bambang Sutopo, Marni, Ahmad Riadi, dan Hamdan Raihan.
Seluruh nama, kata Doding, telah dipindahkan ke pusat. "Seluruh nama sudah diserahkan dan telah mengikuti tes psikologis yang dilaksanakan oleh DPP PDI Perjuangan," terangnya.
Doding menambahkan, tahap berikutnya para calon akan menjalani tes wawancara serta proses lainnya di DPP.
Hasil akhir dari rangkaian itu akan bermuara pada keluarnya rekomendasi satu calon nama ketua DPC dari pusat.
Rekomendasi itulah yang akan dibawa ke konfercab untuk ditetapkan secara resmi.
Masa jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek saat ini akan berakhir pada akhir tahun 2025.
Oleh karena itu, konfercab dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 mendatang.
“Setelah tes psikologi, nanti masih ada tes wawancara dan tahapan lainnya. Hasilnya akan berupa rekomendasi dari DPP untuk satu nama calon ketua DPC. Rekomendasi itu yang akan dibawa ke konfercab untuk penetapan,” simpulnya. (kho/c1/jaz)