Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Penyidik Buru Dua Pelaku Pencurian di SMKN 1 Trenggalek, Beraksi dengan Bongkar Paksa Pintu Ruangan

Zaki Jazai • Kamis, 25 September 2025 | 21:33 WIB

 

CARI BUKTI : Unit Inafis Satreskrim Polres Trenggalek melakukan olah TKP di SMKN 1 Trenggalek yang kembali disatroni maling. 
CARI BUKTI : Unit Inafis Satreskrim Polres Trenggalek melakukan olah TKP di SMKN 1 Trenggalek yang kembali disatroni maling. 

Trenggaleknjenggelek – Penyidik Satreskrim Polres Trenggalek terus melakukan upaya untuk mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di SMKN 1 Trenggalek pada Rabu (24/9/2025) dini hari. Didapat ada dua maling beraksi dengan cara membongkar pintu sejumlah ruangan sekolah.

Dari kejadian ini, pelaku berhasil membawa kabur uang koperasi siswa dan dana ekstrakurikuler dengan total kerugian mencapai Rp 12.679.000.

Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di lingkungan sekolah. Dari rekaman tersebut, polisi mendapatkan gambaran jelas bagaimana kedua pelaku melancarkan aksinya.

“Salah satunya adalah rekaman video CCTV yang kami dapatkan dari pihak sekolah. Dari rekaman itu terlihat kedua pelaku masuk ke sejumlah ruangan dengan cara merusak pintu, kemudian mengambil sejumlah barang dan uang yang tersimpan di dalamnya,” ungkap Eko.

Menurut Eko, para pelaku beraksi dengan tenang dan sistematis. Mereka terlebih dahulu masuk ke ruang tata usaha yang terhubung dengan ruang kepala sekolah. Setelah itu, pelaku juga merusak pintu ruang wakil kepala sekolah, ruang komite, hingga ruang koperasi siswa (Kopsis) yang menjadi sasaran utama.

Di koperasi siswa, pelaku bahkan nekat menggotong brankas yang tersimpan di lemari. Brankas tersebut tidak langsung dibawa keluar pagar sekolah. Tetapi dipindahkan ke bagian belakang sekolah, kemudian dirusak dan dibuka di lokasi tersebut.

Dari dalam brankas, maling berhasil menggasak uang koperasi siswa dan dana kegiatan ekstrakurikuler tari. Total kerugian akibat aksi tersebut mencapai Rp 12.679.000. Untungnya, sejumlah dana sekolah dalam jumlah lebih besar yang disimpan di ruang berbeda tidak sempat diambil.

“Modusnya membongkar, merusak pintu ruangan dan brankas kemudian mengambil sejumlah uang sekolah. Uang tersebut adalah uang koperasi siswa dan ekstrakurikuler tari,” lanjut Eko.

Polisi memastikan bahwa setidaknya ada empat ruangan yang menjadi korban pembobolan. Kerusakan pintu terlihat jelas dan menjadi salah satu barang bukti yang diperiksa. Petugas juga telah mengamankan rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Meski CCTV berhasil merekam pergerakan kedua pelaku, keduanya terlihat cukup berhati-hati. Mereka menggunakan masker untuk menutupi wajah serta mengenakan jaket, sehingga identitasnya belum bisa dipastikan.

Polisi saat ini tengah berupaya mengidentifikasi keduanya dengan memanfaatkan teknologi forensik digital.

“Satreskrim Polres Trenggalek masih melakukan identifikasi terhadap kedua pelaku. Kami juga terus memburu berdasarkan petunjuk yang ada di TKP maupun dari rekaman CCTV,” tegas Eko.

Aksi pencurian ini menjadi perhatian serius mengingat SMKN 1 Trenggalek bukan pertama kalinya dibobol maling. Pihak sekolah menyebut kasus serupa pernah terjadi pada 2017 lalu, meski dengan kerugian yang berbeda.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak sekolah berencana meningkatkan sistem keamanan dengan meninggikan pagar belakang yang saat ini masih berupa kawat berduri, serta menambah perangkat keamanan lain.

”Saat ini kami masih mendalami jejak yang ditinggalkan kedua pelaku. Polisi berharap, dengan dukungan rekaman CCTV dan keterangan saksi, pelaku dapat segera ditangkap,” jelas pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Pogalan tersebut.

Seperti diberitakan, SMKN 1 Trenggalek kembali menjadi sasaran pencurian. Pasalnya, salah satu sekolah kejuruan terbesar di Bumi Menak Soal tersebut dibobol maling Rabu (24/9/2025), setelah sebelumnya kasus serupa juga pernah terjadi sekitar tahun 2017 lalu.

Dimana berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Trenggalek di lokasi, pencurian tersebut kali pertama diketahui sekitar pukul 05.00,setelah dua penjaga malam melaporkan adanya tanda-tanda pembobolan kepala kepala sekolah.

Mengetahui hal tersebut kepala sekolah bersama sejumlah guru langsung menuju lokasi dan diketahui beberapa pintu ruangan rusak. Mengetahui hal tersebut, pihak sekolah tidak ada yang berani masuk, sebelum menunggu pihak kepolisian.

“Karena ini kasus kriminal, kami tidak berani masuk sebelum pihak kepolisian datang,” ujar Kepala SMKN 1 Trenggalek, Ibnu Subroto.(jaz)

 

BAJU PUTIH: Seorang pria yang diduga mengeluarkan senpi saat Karapan Sapi Piala Bupati Bangkalan 2025 di Skep RP Moch. Noer, Minggu (21/9). (TANGKAP LAYAR)
BAJU PUTIH: Seorang pria yang diduga mengeluarkan senpi saat Karapan Sapi Piala Bupati Bangkalan 2025 di Skep RP Moch. Noer, Minggu (21/9). (TANGKAP LAYAR)
Photo
Photo
Editor : Zaki Jazai
#cctv #SMKN 1 #polres trenggalek #buru pelaku