KOTA, Radar Trenggalek — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan di Bumi Menak Sopal.
Hal itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0806 Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, dalam momentum peringatan Dirgahayu TNI Ke-80 Tahun, hari ini (5/10).
Hal itu dilakukan untuk mengingat bahwa TNI dekat dengan rakyat. “Semoga TNI selalu dicintai oleh rakyat, kemudian bersama-sama rakyat untuk membangun bangsa. Di sini, kami selama ini telah bersama para petani dalam memajukan sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Trenggalek,” ungkap Dandim 0806 Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro.
Baca Juga: Sejak 2009 Suara Partai Demokrat Selalu Turun, Kader Harus Lebih Empati ke Masyarakat
Lanjut lulusan Akademi Militer (Akmil) 2005 ini, TNI tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah, termasuk di bidang pertanian.
Salah satu bentuk nyata adalah keterlibatan Kodim 0806 dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak serta mendorong terwujudnya lumbung pangan nasional.
“Mudah-mudahan program presiden untuk meningkatkan hasil pertanian dan Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak bisa berhasil, dan tujuan yang diharapkan bisa tercapai,” jelasnya.
Baca Juga: Petani Trenggalek Perlu Alsintan Modern, Permudah Pengelolaan Lahan dan Dongkrak Hasil Panen
Pria yang akrab disapa Roy ini menegaskan, langkah tersebut tidak bisa dilakukan sendiri. Kodim 0806 selalu berkolaborasi dengan berbagai instansi, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri, hingga pemerintah daerah.
Isnanto juga memberikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati Trenggalek yang nilainya sangat pro terhadap kepentingan masyarakat.
“Harapan kami, Trenggalek terus maju, berkembang, damai, dan meroket bersama rakyatnya. TNI siap bersinergi untuk mewujudkan itu semua,” tegas Isnanto Roy Saputro.
Sementara itu, karier TNI yang dimiliki pria kelahiran Purworejo tahun 1983 ini terbilang baik. Setelah lulus Akmil di tahun 2005, dia melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando tahun 2019.
Berbagai penugasan operasi telah ia jalani, di antaranya Ops Pam Rahwan Maluku (2009, 2010). Roy juga pernah dipercaya mengikuti misi perdamaian dunia bersama United Nations Peacekeeping Force di Kongo (2015) dan Mali (2022).
Sejumlah penghargaan telah ia terima, mulai dari Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun, Satyalancana United Nation Mission, hingga Medali UNIFC Cooperative.
“Dalam tugas sebagai Dandim 0806 Trenggalek, saya bertekad menjadikan TNI semakin dekat dengan masyarakat, terutama dalam mendorong ketahanan pangan,“ jelasnya. (mal/c1/jaz)
Editor : Amalia Rizky Indah Permadani