Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kondisi Jalan di Durenan Trenggalek Terabaikan, masih Berlapiskan Tanah dan Ketika Hujan Ada Genangan Sulitkan Pengendara

Gunawan Awan • Minggu, 5 Oktober 2025 | 21:30 WIB

 

Jalan yang berada dekat dengan falisilitas publik Pasar Hewan serta Terminal Durenan Trenggalek, perlu perhatian. Sebab sebagian besar masih berlapis tanah.
Jalan yang berada dekat dengan falisilitas publik Pasar Hewan serta Terminal Durenan Trenggalek, perlu perhatian. Sebab sebagian besar masih berlapis tanah.

TRENGGALEK - Kawasan ‘segita tiga emas’ Durenan hingga kini masih belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek. Termasuk kondisi jalan sekitar 800 meter tidak layak dilewati ketika hujan turun.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan tersebut tergolong dekat dengan jalur provinsi yang ada di Trenggalek.

Selain dekat dengan jalur provinsi, berada dekat dengan falisilitas publik Pasar Hewan serta Terminal Durenan Trenggalek.

Meski dekat dengan jalur provinsi serta sarana publik penting, masih belum mendapatkan sentuhan pembangunan lebih lanjut.  

Tak jarang warga yang melintas harus berhati-hati ketika atau pasca-hujan. Sebab genangan akan terlihat.

Jika melintas akan besar risiko jatuh ke dalam kubangan air. “Ya tidak berani meneruskan perjalanan, ada genangan air dan tidak tahu kedalamannya,” katanya salah satu pengendara, Firmansyah, Jumat (5/10).

Dia mengaku, lebar jalan tergolong ideal untuk kendaraan besar, namun mayoritas masih berupa tanah. Hanya sebagian pasir dan batu yang berada di akses masuk  jalan atau dari arah timur.

Dia menjelaskan, jika ada pembangunam jalur tersebut bisa alternatif untuk menghidari kemacetan di simpang empat durenan. “Mudah-mudahan ada perbaikan supaya membantu kelancaran aktivitas warga,” ujarnya.

Sementara itu, warga setempat Zainudin menjelaskan jika jalan di Desa Durenan  hampir tujuh tahun lalu. Dengan panjang jalan sekitar 800 meter.

Namun warga tidak mengetahui secara persis alasan dari pemkab atau pemprov tidak meneruskan kelanjutan proyek.

“Dulu pernah dari bupati yang lama, katanya kewenangan provinsi. Dari warga tidak perlu tahu, terpenting jalan bisa digunakan,” ujar pria tambun ini.

Baca Juga: HUT TNI KE-80, TNI Siap Kawal Ketahanan Pangan Bersama Rakyat Trenggalek

Jika memang ada keseriusan, maka jalan ini tetap merupakan aset dari pemerintah dan bisa dimanfaatkan warga.

Saat jalan sudah baik, maka aktivitas warga akan lancar dan ekonomi bisa bergeliat di sekitar lokasi yang dekat dengan terminal dan pasar hewan.

“Kan buang-buang anggaran jika tidask diteruskan jalan ini dan dibiarkan terbengkalai,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dulu memang Durenan ini digadang-gadang sebagai kawasan ‘emas’. Sebab jalur strategis masuk ke Trenggalek dan Tulungagung. Jadi memang mobilitas kendaraan tergolong tinggi. (gun)                                  

                                         

Profil Wasawho
Profil Wasawho
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#jalan rusak #pemkab #trenggalek #Terminal Durenan