Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jembatan Karangan Trenggalek Ditutup, Warga Bangun Jembatan Darurat Secara Swadaya

Mohammad Bima Faisal Mirza • Rabu, 8 Oktober 2025 | 18:34 WIB

 

Warga membuat jembatan darurat, akibat jembatan Banger yang terletak di Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, resmi ditutup sejak 24 Juli 2025.
Warga membuat jembatan darurat, akibat jembatan Banger yang terletak di Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, resmi ditutup sejak 24 Juli 2025.

TRENGGALEK — Jembatan Banger yang terletak di Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, resmi ditutup sejak 24 Juli 2025.

Penutupan ini dilakukan karena jembatan dibongkar total untuk dibangun ulang, menyusul kondisi struktur yang dinilai membahayakan pengguna jalan di kawasan poros Trenggalek tersebut.

Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Karangan ke arah selatan Trenggalek serta menjadi jalur utama menuju Kabupaten Ponorogo.

Akibat penutupan ini, aktivitas warga pun terganggu.

Mulai dari akses menuju sekolah, distribusi hasil panen, hingga jalur ekonomi harian menjadi terhambat.

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan secara gotong royong.

Proses pengumpulan material dilakukan bersama, sementara pengerjaan jembatan dilakukan siang dan malam oleh warga setempat.

Tidak ingin terlalu lama, warga dari sejumlah dusun yang terdampak memutuskan membangun jembatan darurat secara swadaya.

Mereka memanfaatkan bahan seadanya seperti bambu dan kayu dari kebun warga.

“Kami sepakat membangun jembatan darurat dari bambu dan kayu seadanya. Daripada menunggu lama, lebih baik kami bertindak sendiri,” ujar Slamet Riyadi, 52, warga setempat, Rabu (8/10/2025).

Sementara itu pengguna jalan lainya, Gunawan berharap pembangunan jembatan segera tuntas. Dengan begitu aktivitas kendaraan yang biasa melintas bisa kembali pulih dan tidak perlu putar lebih jauh.             

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#jembatan darurat #trenggalek