TRENGGALEK - Pengendara yang melintas di jalur provinsi menghubungkan Trenggalek-Tulungagung tetap waspada. Sebab ada pekerjaan proyek selokan yang metarial sampai memakan baru jalan.
Material tumpukan batu kali tersebut tepatanya di sekitar SPBU Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, tepatnya di sisi selatan.
Batu-batu itu memakan bahu jalan, sehingga pengendara motor harus hati-hati ketika melintas di jalru utama masuk ke pusat Kota Trenggalek.
Sedangkan untuk roda empat terutama truk kemungkinan terlalu sempit jika arus dua arah.
“Memang ada rambu-rambu ada pengerjaan proyek, namun terkesan asal-asalan,” terang salah satu pengendara motor, Cahyo, kemarin (11/10/2025).
Menurut dia, semestinya ada petugas yang mengatur atau rambu-rambu dipasang papan dan lampu untuk diketehui pengendara ketika melintas.
“Kalau motor masih bisa lewat bebas, tapi yang agara ke tengah, tidak bisa ke pinggir jalan,” terang pria 42 tahun.
Belum lagi ketika malam hari tentu sangat perlu ke waspadaan ketika akan melintas di jalan.
Jika tidak ada lampu penerangan atau peringatan, dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan.
Hal serupa sering terjadi, termasuk proyek serupa di Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan.
“Ya memang harus ada pengawasan meskin proyek tersebut kelihatannya dari provinsi,” ujarnya.
Dia berharap ada langkah tindak lanjut untuk pengerjaan proyek dengan penerapan analisa dampak.
Dengan begitu tidak sampai menimbulkan dampak serius bagi pengguna jalan raya.
“Jalan di Desa Bendorejo ini tergolong rampai, apalagi dekat dengan pusat oleh-oleh khas Trenggalek,” pungkasnya (gun/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah