TRENGGALEK – Sejumlah pedagang di Pasar Pon Trenggalek mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi pengunjung dalam beberapa bulan terakhir.
Sepinya aktivitas jual beli di Pasar Pon Trenggalek membuat pendapatan para pedagang menurun drastis, sehingga mereka berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan nasib para pelaku usaha kecil di pasar tradisional.
Salah satu pedagang di Pasar Pon Trenggalek, Sapuan mengungkapkan, kondisi sepi ini tidak hanya dialami pedagang di Pasar Pon, tetapi juga terjadi di pasar-pasar lain di wilayah Trenggalek.
“Pola pikir masyarakat sekarang harus lebih luas. Ini bukan nasib pedagang Pasar Pon saja, tapi hampir semua pasar tradisional mengalami hal yang sama,” ujar Sapuan, Senin (13/10/2025).
Menurut dia, pemerintah seharusnya lebih peka terhadap kondisi ekonomi para pedagang.
Dia menilai, program-program bantuan yang pernah diberikan pemerintah sebenarnya cukup membantu.
Termasuk bantuan sebesar Rp2,4 juta untuk pedagang kecil pada beberapa waktu lalu.
“Dengan adanya bantuan seperti itu, dulu ekonomi sempat lumayan bagus. Tapi sekarang kami butuh perhatian lebih, bukan hanya bantuan sementara,” jelasnya.
Para pedagang juga berharap pemerintah meninjau kembali kebijakan terkait harga sewa kios dan lapak di Pasar Pon Trenggalek.
Mereka menilai tarif sewa yang cukup tinggi semakin memberatkan di tengah kondisi penjualan yang menurun.
“Harapan kami, harga sewa bisa diturunkan agar kami sedikit terbantu," katanya.
"Selain itu, kami juga berharap pemerintah memperhatikan kembali kondisi pasar supaya lebih ramai dan pembeli mau datang lagi,” pungkasnya.(gun)
Editor : Didin Cahya Firmansyah