TRENGGALEK - Perempuan kini tak hanya berperan di dapur, tapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di sektor perikanan. Hal ini terlihat dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) Perempuan Sektor Perikanan, yang digelar selama dua hari, 15–16 Oktober 2025, di Aula Balai Benih Ikan (BBI) Trenggalek.
Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Trenggalek ini menjadi wadah pembekalan keterampilan wirausaha bagi para perempuan.
Yakni yang ingin mengembangkan usaha di bidang perikanan, mulai dari pengolahan hasil laut, budi daya ikan, hingga pemasaran berbasis digital di Trenggalek.
Plt Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati, secara langsung membuka kegiatan ini.
Dalam sambutannya, dia menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menciptakan ketahanan ekonomi keluarga dan mendorong pertumbuhan UMKM berbasis sumber daya perikanan.
“Kami percaya perempuan memiliki potensi luar biasa sebagai pelaku usaha. Lewat bimtek ini, kita ingin mendorong lahirnya wirausaha perempuan yang inovatif dan mandiri,” ujarnya.
Sebagai pemateri utama, Syafril Riza SE MM CT CDM CPS CCC, Konsultan Ahli Amplify Minds, yang membawakan materi seputar strategi memulai usaha, mengelola risiko bisnis, dan membangun jaringan pasar.
Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan tantangan yang sering dihadapi perempuan dalam membangun usaha.
Puluhan peserta yang hadir tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, termasuk simulasi perencanaan usaha dan diskusi kelompok.
Baca Juga: Produksi Budidaya Ikan Trenggalek Naik, Lele Masih Unggul, Patin Mulai Menguat
Mereka juga mendapatkan kesempatan melakukan konsultasi langsung dengan pemateri. (bim/c1/din)