TRENGGALEK – Nasib nahas menimpa seorang pelajar asal Desa Ngembel, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Sandi Apriliani, 15 ditemukan tewas tenggelam di Sungai Gribok, Dusun Krajan, Desa Watulimo, Selasa (21/10/2025) siang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.45. Saat itu, korban bersama empat temannya yaitu Yoga Biliora Dika Pratama, 13, Satria Adi Safala, 15, Wira Adi Kusuma Putra Pratama, 13, dan Muhammad Rizki Rizkiana, 14 pergi ke sungai sepulang sekolah untuk mandi. Lokasi sungai berada di belakang SMPN 2 Watulimo Trenggalek.
Menurut keterangan empat temannya yang ada di lokasi di Sungai Gribok Trenggalek, awalnya korban hanya duduk di tepi sungai karena tidak bisa berenang.
Namun beberapa saat kemudian, korban ikut turun ke air menyusul teman-temannya yang berada di tengah sungai.
Teman-temannya sempat melarang, namun korban tetap melangkah hingga ke bagian sungai yang dalam.
“Korban akhirnya tenggelam karena tidak bisa berenang. Keempat temannya sempat berusaha menolong, tetapi arus sungai cukup dalam dan deras,” ujar Kapolsek Watulimo AKP Sunarto saat dikonfirmasi Radar Trenggalek, Rabu (22/10/2025).
Melihat korban tak kunjung muncul, teman-temannya panik dan meminta bantuan warga sekitar.
Beberapa warga segera datang membantu pencarian dan berhasil menemukan korban di dasar sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Slawe untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam,” jelas AKP Sunarto.
Saat ini polisi bersama perangkat desa telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.
Polisi memastikan peristiwa ini murni kecelakaan akibat korban tidak bisa berenang.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Ngembel untuk dimakamkan.
“Kami imbau kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, agar lebih berhati-hati dan tidak mandi di sungai tanpa pengawasan orang dewasa,” pungkasnya. (jaz)