Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Trenggalek, Idamatul Khoiriyah: Hari Santri, Momentum Kuatkan Peran Santri jadi Penjaga Moral dan Penggerak Peradaban

Gunawan Awan • Kamis, 23 Oktober 2025 | 03:06 WIB
Photo
Photo

 

 

TRENGGALEK - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kabupaten Trenggalek menjadi ajang refleksi mendalam akan peran strategis santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Trenggalek, Idamatul Khoiriyah MPd menegaskan, Hari Santri tidak boleh dipandang sekadar seremonial tahunan.

"Hari Santri bukan hanya soal seremonial. Ini adalah momentum yang tepat untuk menguatkan peran santri sebagai penjaga moral bangsa dan penggerak peradaban," ungkap Idamatul dalam sambutannya di salah satu kegiatan peringatan HSN di Trenggalek, Selasa (22/10/2025).

Dia menggambarkan sosok santri sebagai pribadi yang mampu menghadirkan harmoni antara keimanan dan intelektual.

"Santri itu menjadi cerminan harmoni antara iman dan intelektual, ia elegan dalam setiap karya dan khidmahnya," jelasnya.

Dalam konteks kekinian, Idamatul mengajak seluruh kader Fatayat NU, khususnya di Trenggalek, untuk menjadikan momen Hari Santri sebagai dorongan untuk bergerak aktif di tengah masyarakat.

"Pada momentum HSN 2025 ini saya mengajak seluruh kader Fatayat NU, khususnya untuk menguatkan empati sosial dan menjadi motor penggerak dalam membangun masyarakat yang inklusif," tegasnya.

Fatayat NU sebagai organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama, menurut dia, memiliki tanggung jawab besar dalam menebar nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan keadilan sosial, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Peringatan HSN 2025 di Trenggalek diwarnai dengan berbagai kegiatan keagamaan, budaya, dan sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga: Hari Santri Nasional 2025: Santri Siap Kawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Semangat gotong royong dan persatuan terlihat nyata dalam setiap rangkaian kegiatan. Memperkuat makna bahwa santri bukan hanya milik pesantren, tapi milik seluruh bangsa. (gun/c1/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#PC Fatayat NU #Idamatul Khoiriyah #Hari Santri 2025 #trenggalek