Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pedagang Pasar Basah di Trenggalek Keluhkan Imbas MBG, Harga Sembako Naik  

Didin Cahya Firmansyah • Kamis, 23 Oktober 2025 | 03:15 WIB

 

 

“Sebelum MBG, lancar. Sekarang minus (pendapatan),” pedagang di pasar basah, Marwira.

 

Padagang di Pasar Basah Trenggalek keluhkan harga naik dan pembeli sepi imbas dari MBG.
Padagang di Pasar Basah Trenggalek keluhkan harga naik dan pembeli sepi imbas dari MBG.

 

 

TRENGGALEK - Pedagang di Pasar Basah Trenggalek mengungkapkan harga bahan pokok mengalami kenaikan. Termasuk cabai keriting, bawang merah, hingga telur ayam.

“Kenaikan harga sembako tersebut dikarenakan stok atau ketersediaan bahan berkurang,” ujar pedagang di Pasar Basah Trenggalek, Marwira, Senin (22/10/2025).

Dia mengaku stok di Trenggalek itu lantaran stok dari Tulungagung sudah dipesan dapur mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Stok dari Tulungagung dipesan belanja MBG,” ungkap perempuan itu.  

Dia menyebut beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Antara lain, bawang merah semula di harga Rp 26 ribu jadi Rp 35 ribu.

“Bawang merah dari Rp 26 ribu  jadi Rp 35 ribu, gara-gara MBG, apalagi sayur-mayur,”  ungkapnya.

Selain itu, telur ayam turut mengalami kenaikan harga. Semula seharga Rp 27 ribu, kini bisa Rp30 ribu per kilogram (kg).

Kemudian, harga beli timun Rp 6 ribu dan dijual dengan Rp 8 ribu.

Untuk komoditas cabai, dia mengaku tidak bisa memprediksi hingga kapan kenaikan harga terjadi.

“Harga cabai fluktuatif. Hari ini turun, besok naik lagi,” tandasnya.

Dia menegaskan bahwa tidak mengambil keuntungan banyak akibat dari pasar sepi.

Pembeli pun hanya beli dalam jumlah kecil. “Permintaan pembeli hanya 1 ons. Minimal 1 ons sejak ada MBG,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pendapatannya berkurang setelah adanya program MBG tersebut. Hal itu lantaran stok komoditas telah dipesan dapur MBG.

“Sebelum MBG, lancar. Sekarang minus (pendapatan),” pungkasnya.(mg1/c1/din)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#MBG 2025 #trenggalek #pasar basah