Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gadis Asal Trenggalek, Shelli Faprela Wardani dari Lapangan ke Peluang Baru

Mohammad Bima Faisal Mirza • Senin, 27 Oktober 2025 | 03:32 WIB

 

Semangat dan kerja keras menjadi dua hal yang terus dipegang teguh Shelli Faprela Wardani, gadis asal Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.
Semangat dan kerja keras menjadi dua hal yang terus dipegang teguh Shelli Faprela Wardani, gadis asal Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.

 

TRENGGALEK - Semangat dan kerja keras menjadi dua hal yang terus dipegang teguh Shelli Faprela Wardani, gadis asal Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.

Gadis asli Trenggalek ini bukan hanya dikenal karena kecintaannya pada olahraga, tetapi juga karena tekad kuatnya untuk terus belajar dan berkembang dalam berbagai bidang kehidupan.

Sejak kecil di Trenggalek, Shelli sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia olahraga, terutama bulutangkis.

Awalnya, ia hanya iseng bermain bersama teman-teman di sekitar rumah dan menonton pertandingan di televisi.

Namun, dari kegiatan sederhana itu, tumbuhlah kecintaannya terhadap olahraga yang kini menjadi bagian penting dalam hidupnya.

“Pertama kali saya ikut main badminton, rasanya seru dan menantang. Dari situ saya mulai bergabung dengan klub PB Tugu Sakti, dan semakin sering berlatih,” tuturnya.

Pengalaman paling berkesan baginya adalah ketika mengikuti turnamen tingkat kabupaten.

Meski sempat gugup, ia berhasil meraih juara pada kompetisi pertamanya.

Kemenangan itu menjadi titik balik dalam perjalanan hobinya. “Saya jadi lebih percaya diri dan semakin cinta badminton,” kenangnya.

Dari olahraga ini, Shelli mendapatkan banyak hal positif. Selain menjaga kebugaran, ia belajar disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim.

Tak hanya itu, melalui berbagai turnamen lokal, ia berhasil menambah banyak teman dan memperluas jaringan sosialnya.

Baca Juga: Sosok Kepala MI Plus Walisongo Trenggalek, Bentuk Karakter Siswa Islami hingga Kenalkan Koding Sejak Dini

Namun, seiring waktu, Shelli mulai menatap masa depan dengan lebih luas.

“Karena sebentar lagi saya lulus SMK, saya ingin mengembangkan kemampuan lain seperti desain grafis atau pemrograman. Saya ingin terus belajar hal baru yang bisa membuka peluang kerja di masa depan,” ujarnya.

Hobi lain seperti voli dan merajut juga menjadi pelengkap kesehariannya.

Shelli membuktikan bahwa anak muda tidak harus memilih satu jalan saja, asalkan dijalani dengan semangat dan ketekunan, setiap minat bisa menjadi jembatan menuju kesuksesan. (bim/c1/rka)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#bulutangkis #trenggalek #gadis