TRENGGALEK - Dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, Pemerintah Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, menghadirkan “Pojok Baca” di area Balai Desa.
Inisiatif tersebut menjadi salah satu langkah nyata Desa Kedungsigit Trenggalek dalam menciptakan ruang edukatif yang menyenangkan bagi warganya.
Kepala Desa Kedungsigit Trenggalek, Arys Cahyo Widigdo, menegaskan bahwa kehadiran pojok baca ini terbuka untuk seluruh warga, terutama pelajar yang ingin menghabiskan waktu di Balai Desa sambil menambah wawasan.
“Di Balai Desa kami menyediakan pojok baca, terutama bagi anak-anak sekolah. Warga Kedungsigit yang gemar membaca bisa bebas datang untuk membaca di sini,” ujar Kades Arys Cahyo Widigdo, Kamis(30/10/2025).
Dia menambahkan bahwa meskipun saat ini jumlah koleksi buku masih terbatas, pemerintah desa berharap ada dukungan dari pihak pemerintah daerah maupun donatur untuk menambah stok buku bacaan agar lebih lengkap dan beragam ke depannya.
Dengan adanya pojok baca ini, diharapkan Balai Desa Kedungsigit tidak hanya menjadi pusat kegiatan masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran dan literasi bagi generasi muda desa.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Awan mengaku, jika dengan ada tempat di desa-desa merupakan upaya peningkatan literasi di garda terdepan.
Sebab pemeritahan desa memilikiperan penting dalam meningkatkan indeks baca warga. “Tidak hanya sekolah, balai desa bisa jadi perpustakaan lebih dekat,” ungkap pria 31 tahun ini.
Dengan begitu tak perlu ke tempat perpustakaan daerah yang jaraknya tentu lebih jauh. Namun di waktu-waktu tertentu perlu keperpustakaan daerah. Lantaran koleksi lebih lengkap.
Dia menambahkan, selain sebagai tempat baca, keberdaan perpustakaan di desa bisa sebagai sarana dialog atau pelatihan penulisan.
“Siapa tahun ada penulis-penulis muda dari desa yang bisa menggali sejarah lokal, pasati lebih menarik,” pungkasnya.(gun/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah