Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

ASN di Trenggalek Kerja Bhakti di Alun-Alun sebagai Ikon Kota dan Ingatkan Para PKL

Fatra Aditya • Sabtu, 1 November 2025 | 04:02 WIB
ASN di Trenggalek gotong royong bersihkan kawasan Alun-Alun yang merupakan ikon kota yang perlu terus diperhatikan.
ASN di Trenggalek gotong royong bersihkan kawasan Alun-Alun yang merupakan ikon kota yang perlu terus diperhatikan.

TRENGGALEK - Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Porkopimda) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Trenggalek menggelar kerja bhakti membersihkan kawasan Alun-Alun, pada Jumat (31/10/2025).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati 54 tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan 26 tahun Dharmawanita Persatuan (DWP). Aksi bersih-bersih Alun-Alun Trenggalek dimulai dari jam 07.00 WIB yang di awali dengan apel pagi.

Semua instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) diberikan spot tertentu di Alun-Alun Trenggalek untuk dibersihkan. Spot-spot tersebut melingkupi semua kawasan Alun-Alun mulai dari halaman parkir hingga taman yang ada di dalam Alun-Alun itu sendiri.

Sejak pagi, para Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Banyak di antara mereka yang datang dengan membawa perlengkapan kebersihan sendiri dari rumah, seperti sapu dan alat penyikat kotoran.

Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak jelas saat seluruh peserta bahu-membahu membersihkan kawasan ikon kota Trenggalek itu.

Dilansir dari laman resmi prokopimda, kegiatan tersebut juga sebagai pengingat kepada PKL yang berdagang di kawasan Alun-Alun.

Sekda Kabupaten  Trenggalek, Edy Soepriyanto mengingatkan bahwa Alun-Alun bukanlah tempat untuk berdagang, namun sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

“Alun-Alun bukan peruntukannya untuk berdagang, karena merupakan ruang terbuka hijau untuk masyarakat,” jelasnya.

Meskipun demikian, hingga kini pemkab masih mentolerir aktivitas jual-beli di kawasan tersebut. maka dari itu, kebersihan kawasan Alun-Alun adalah tanggung jawab bersama.

“...Tapi saat ini pemerintah masih metolerir aktivitas masyarakat berdagang.” tegasnya.

Selain memperingati HUT KORPRI dan DWP, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antarpegawai di masing-masing instnsi/OPD.

“kegiatan ini kita gelar untuk menambah kerekatan antar pegawai.” jelasnya.

 
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#kebersihan #trenggalek #korpri #DharmaWanitaPersatuan #Prokopimda