TRENGGALEK - Hujan yang terus mengguyur kawasan Trenggalek mengakibatkan sejumlah ruas jalan rawan longsor.
Termasuk jalur nasional di Trenggalek, yakni jalur Suruh-Panggul ada sejumlah titik.
Berdasarkan pantauan di lapangan mualai dari Kecamatan Suruh Trenggalek memang sudah terlihat ada titik rekahan atau retakan jalan di sisi kiri.
Maka para pengendara jalan pun harus berhati-hati ketika melintas agar tidak sampai jatuh.
Ada sejumlah tanda berupa batu atau rambu peringatan sebagai petunjuk untuk pengendara agar berhati-hati.
Tidak saja di Kecamatan Suruh, di kawasan Dongko pun ada kondisi serupa dengan retakan jalan di sisi pinggir.
Di kawasan Kecamatan Panggul ada sejumlah titik.
"Ya memang ada titik-titik yang rawan longsor," kata salah satu pengendara motor, Firmansyah.
Dia mengaku ketika melintas pun harus berhati-hati jika terlalu ke pinggir akan berbahaya.
Ada sejumlah perbaikan dilakukan pihak terkait untuk melakukan perbaikan untuk kenyamanan pengunjung.
Dengan begitu tidak akan memperparah kondisi kerusakan jalan.
Apalagi sekarang ini hujan sering mengguyur di kawasan pegunungan.
"Kalau musim hujan sekarang ini akan mudah longsor," tandas pria 43 tahun ini.
Jika melihat aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut memang tidak begitu padat.
Hanya ada sejumlah truk bermuatan kayu maupun BBM yang sering melintas.
Meski demikian tetap perlu ada tindakan antisipasi, agar tidak terjadi longsor lebih banyak titik.
"Pembangunan tembok penahan jalan juga ada dan beberapa titik dikerjakan," ungkapnya.
Dia berharap ada perhatian lebih untuk pemeliharaan jalan. Sebab merupakan jalan nasional dan menghubungkan ke Kabupaten Pacitan.
Belum lagi untuk mengoptimalkan sejumlah potensi wisata di Kecamatan Panggul. "Di Kecamatan Panggul banyak tempat wisata di Panggul, mulai dari Pantai Konang, Konservasi Penyu di Pantai Kili-Kili," pungkasnya. (gun/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah