Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kualitas Udara Baik di Trenggalek Tak Hindarkan Risiko ISPA  

Fatra Aditya • Selasa, 4 November 2025 | 16:00 WIB
Kualitas udara yang baik di Trenggalek tidak berpengaruh kepada  penularan penyakit ISPA, karena disebabkan virus.
Kualitas udara yang baik di Trenggalek tidak berpengaruh kepada penularan penyakit ISPA, karena disebabkan virus.

TRENGGALEK – Kabupaten Trenggalek pada 28 Oktober 2025 mendapatkan penghargaan sebagai daerah dengan kualitas udara terbaik se-Jawa Timur.

Indeks Kualitas udara (IKU) di Kabupaten Trenggalek menunukkan angka 94,84.

Capaian tersebut membuat Trenggalek menempati peringkat pertama di Jawa Timur dan peringkat 72 Nasional

Terakit dengan isu kesehatan, Kepala Puskesmas Trenggalek dr Murti Rukiyandari, menyampaikan bahwa kulitas udara yang bersih tidak berhubungan langsung dengan penyebaran ISPA (Infkesi Saluran Akut).

“Jadi kalau untuk penularan ISPA, penularan ya ini ya, dalam rangka penularan ISPA itu memang kaitannya bukan itu, tetapi tetap kaitannya adalah virusnya apa, kemudian bagaimana manusia ini berusaha mencegah untuk tidak menular ke orang lain,” jelasnya, Senin (3/11/2025). 

Dia menjelaskan, bahwa baik-buruknya kualitas udara itu lebih terkait pada penyakit paru seperti penyakit paru obstruksi kronis yang disebabkan oleh polusi udara.

“Kalau kualitas udara yang baik itu kaitannya kan bukan pada penularan ISPA. Tetapi kaitannya dengan penyakit paru akibat polusi seperti misalkan penyakit paru obstruksi kronis,” tandasnya.

Dia mengatakan, udara yang bersih memungkinkan seseorang menghirup oksigen dengan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

Sebaliknya, udara yang tercemar dapat membawa partikel berbahaya seperti timbal, asap kendaraan bermotor, buangan industri, hingga hasil pembakaran.

Semua itu dapat menimbulkan risiko gangguan pada sistem pernapasan.

Dia menambahkan bahwasannya orang yang hidup dalam wilayah yang bersih, imunitas tubuhnya akan lebih kuat dalam melawan suatu penyakit.

Meskipun hal tersebut tidak berdampak langsung terhadap timbul-tidaknya ISPA.

Baca Juga: Siswa di Trenggalek Ikuti TKA 2025, Wujudkan Kompetensi Secara Jujur dan Bersemangat

“Namun memang ketika orang hidup dalam wilayah yang bersih, imunitasnya mungkin akan lebih baik dalam rangka melawan penyakit, itu juga mungkin ketahanan tubuhnya akan lebih. Baik, tidak berdampak langsung terhadap tidak timbulnya ispa, tetapi mungkin lebih ke secara umum kesehatan,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat Trenggalek untuk sadar akan kondisi kesehatan diri sendiri, apabila merasa sedang flu atau tidak enak badan untuk memakai masker.

Hal tersebut sebagai langkah preventif untuk terhindar dari ISPA. Meskipun, Trenggalek sendiri mempunyai kuliatas udara yang baik. “Harusnya semua yang merasa dirinya mengalami gejala flu itu harusnya dengan sadar diri menggunakan masker,” pungkasnya. (tra)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#penyakit #ispa #trenggalek #puskesmas