Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Wisatan Pinggiran Trenggalek Tetap Bergeliat, Bahkan Tiket Masuk Kolam Renang pun Gratis hanya Andalkan Sumbangan Pengunjung

Fatra Aditya • Selasa, 18 November 2025 | 02:32 WIB

 

Geliat tempat wisata di pinggiran Kabupaten Trenggalek terus bergeliat. Termasuk di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, ada wisata kolam renang gratis.
Geliat tempat wisata di pinggiran Kabupaten Trenggalek terus bergeliat. Termasuk di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, ada wisata kolam renang gratis.

TRENGGALEK – Geliat tempat wisata di pinggiran Kabupaten Trenggalek terus bergeliat. Termasuk di Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, ada wisata kolam renang gratis.

Mereka yang datang di salah satu kolam renang di Trenggalek ini tidak dikenakan tiket masuk, melainkan hanya memberikan sumbangan seikhlasnya melalui kotak yang disediakan.

Lokasi wisata tersebut mudah dijangkau karena letaknya strategis hanya berjarak 100 meter dari Balai Desa Sukowetan atau sekitar 10 kilometer daru pusat kota Trenggalek.  

Wisata yang diinisiasi Forum Keserasian Sosial Desa Sukowetan “Sekawitan” dibuka pertama kali pada 24 Oktober 2025 lalu.

Salah satu pengelola wisata, Ivan mengaku, tahap awal pembangunan sebenarnya wisata dikonsep sebagai wisata berbayar.

Namun setelah adanya musyawarah wisata tersebut kini digratiskan.

“Dari awal mungkin dulu sempat ada wacana akan berbayar. Lantas ada musyawarah, keputusannya itu kan dibikin gratis,” ungkapnya, Minggu (16/7/2025).

Dia menjelaskan, seluruh biaya operasional, mulai dari perawatan hingga kebutuhan listrik, bergantung pada sumbangan pengunjung. Jika selama hari Minggu pengunjung ramai maka, biaya operasional dapat ditutup dengan hasil sumbangan dari pengunjung.

“Kalau untuk operasional cukup. Dengan catatan jika minggu ramai. Kalau minggu nggak cukup, kadang ada yang ngasih,” jelasnya

Saat ini wisata kolam renang Sukowetan berada tahap uji coba untuk melihat minat masyarakat.

Apabila antusias pengunjung ramai maka nanti akan dibangun wahana lain dan fasilitas penunjang.

“Masih nyoba antusias warga itu gimana, ternyata ramai. Nanti kalau sudah ramaikan, fasilitas pendukung misal kamar mandi akan dibangun,” jelasnya.

Baca Juga: Pedagang Grosir di Trenggalek Hengkang dari Pasar Pon karena Beragam Alasan, Begini Penuturan Mereka

Dia berharap tempat wisata kolam renang bisa menjadi hiburan buat masyarakat.

“Ke depan mungkin bisa tambah wahana. Biar anak-anak lebih tertarik main ke sini,” ujarnya.

Dia menambahkan, kawasan wisata tersebut perlu adanya penambahan pepohonan atau area taman.

Sebab pada siang hari, sengatan matahari sangat terasa panas, meskipun terdapat angin sepoi-sepoi di saat tertentu.

“Kalau panas agak terasa (menyengat). Meski anginnya agak sedikit, mungkin ada tambahan pohon-pohon,” pungkasnya. (tra/din)

Seorang karyawan Griya Lebah Tuksongo sedang mengeluarkan frame berisi kangsi lebah dari dalam kotak
Seorang karyawan Griya Lebah Tuksongo sedang mengeluarkan frame berisi kangsi lebah dari dalam kotak
Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Wisata #trenggalek #kolam renang