Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Remaja Cantik Asal Trenggalek, Felisya Rahma Nur Aisah, Tantangan Tak Jadi Halangan hingga Miliki Segudang Prestasi dan Tak Lupakan Pendidikan

Gunawan Awan • Sabtu, 22 November 2025 | 18:00 WIB

 

Warga asal Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Felisya Rahma Nur Aisah, aktif menulis dan modelling.
Warga asal Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Felisya Rahma Nur Aisah, aktif menulis dan modelling.

 

TRENGGALEK- Banyak pelajar di Trenggalek masih mencari jati diri dan menggali potensi yang mereka miliki.

Namun berbeda bagi Felisya Rahma Nur Aisah, gadis 17 tahun asal warga Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek ini yang justru telah menemukan dua dunia yang dicintainya sejak kecil: organisasi dan modelling.

Dua bidang yang tampak tidak saling berkaitan ini justru berjalan beriringan dalam hidup remaja cantik asal Trenggalek ini dan menjadi sumber semangat yang tak pernah padam.

Sejak dini, Felisya, sapaan akrabnya, sudah diperkenalkan pada dunia modelling.

Dia kerap mengikuti berbagai perlombaan fashion show yang menjadi pintu awal kecintaannya pada seni berpose, busana, dan panggung.

Tidak hanya itu, dia pun aktif dalam perlombaan yang berkaitan dengan sastra, seperti membaca puisi.

Dari sinilah hobi menulis mulai tumbuh, menghadirkan ruang bagi dirinya untuk mengekspresikan perasaan dan gagasan.

Felisya mengaku, menulis adalah cara terbaik untuk memahami diri sendiri, sekaligus menjadi bekal ketika dia mengikuti berbagai lomba di sekolah.

Namun perjalanan inspirasinya tidak berhenti di situ. Sebagai seorang pelajar, Felisya terus mengasah soft skill melalui keterlibatan aktif di organisasi sekolah.

Dunia organisasi memberinya pelajaran berharga tentang tanggung jawab, kerja sama tim, hingga kemampuan komunikasi yang baik.

Dalam kegiatan ini, dia belajar memahami karakter berbagai orang, melatih rasa percaya diri, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

Baca Juga: Sosok Selebgram Asal Trenggalek, Fifturia Rifatulhusna, Mengajar dengan Hati, Menjelajah dengan Inspirasi

Menjalani dua hobi sangat berbeda, tentu bukan hal yang mudah. Modelling menuntut kepekaan estetika, kepercayaan diri, dan kontrol tubuh yang baik.

Sementara itu, organisasi menuntut kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, dan pengelolaan waktu.

“Tantangan terbesar saya adalah bagaimana membagi waktu dan tetap fokus pada keduanya,” ujarnya siswa kelas XI ini yang pernah raih gelar Duta Lalu Lintas Polda Jatim 2025 ini. 

Namun baginya, tantangan bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk berkembang.

Kini, Felisya juga aktif sebagai muse make-up. Peran ini tidak hanya membuatnya semakin dikenal di dunia modelling, tetapi juga membuka banyak relasi dari berbagai kalangan.

Interaksi dengan make-up artist, fotografer, hingga sesama model memberinya pengalaman baru yang memperkaya cara pandang.

Dia belajar bahwa modelling bukan hanya soal penampilan, tetapi juga seni komunikasi dan profesionalitas.

Melalui perjalanan ini, Felisya mengakui bahwa kedua hobinya saling melengkapi.

Pengalaman berorganisasi membantu dirinya menjadi model yang komunikatif dan mudah beradaptasi.

Sementara dunia modelling membuatnya lebih percaya diri saat berbicara di depan umum atau memimpin kegiatan sekolah.

Kedua bidang ini menjadi jembatan bagi dirinya untuk terus berinovasi dan berkembang.

Felisya Rahma Nur Aisah adalah contoh nyata bahwa usia muda bukan halangan untuk berkarya.

Dengan semangat pantang menyerah dan kemauan untuk terus belajar, dia membuktikan bahwa dua passion yang berbeda bisa berjalan berdampingan.

Baca Juga: Sosok Ketua Fatayat NU Trenggalek Ida Khoiriyah, Jadi Motor Penggerak Kemajuan Organisasi Perempuan

Dia berharap kisahnya dapat menginspirasi para pelajar lain untuk berani mencoba hal baru dan mengembangkan potensi diri seoptimal mungkin.

Dalam setiap langkah yang diambilnya, Felisya membawa keyakinan bahwa masa depan dibangun dari keberanian mengambil kesempatan, bukan dari keraguan.

Sebuah pesan inspiratif dari gadis muda Trenggalek untuk generasi penerus bangsa. (gun/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Felisya Rahma Nur Aisah #remaja cantik #trenggalek #Duta Lalu Lintas Jawa Timur 2025