TRENGGALEK – Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, pada Jumat (21/11/2025) menyebabkan tebing setinggi 12 meter longsor dan menutup total akses jalan penghubung Desa Sumurup–Desa Srabah.
Kejadian di kawasan pegunungan di Kabupaten Trenggalek itu berlangsung sekitar pukul 17.30 tak lama setelah hujan mereda.
Material longsor dengan panjang sekitar 8 meter menutup penuh badan jalan sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang menjadi musibah langganan di Trenggalek ini.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St Triadi Atmono, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Dia mengatakan, upaya penanganan langsung dilakukan oleh tim gabungan dari TRC-PB multisektor, TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat sekitar.
“Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan tidak ada warga yang terdampak langsung,” ujar Triadi, Sabtu (22/11/2025).
Menurut dia, kondisi tebing yang labil dan curah hujan yang masih mungkin turun membuat lokasi tersebut perlu diwaspadai.
Dia meminta masyarakat menunda aktivitas melintas di sekitar lokasi hingga penanganan material longsor selesai dilakukan.
“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat dan setelah hujan. Potensi longsor susulan masih bisa terjadi,” jelasnya.
Hingga laporan ini disusun, material longsor masih menutup jalan dan petugas tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk membuka kembali akses antar-desa tersebut.
BPBD juga terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan di wilayah Bendungan.(jaz/c1/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah