Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jalan Alternatif Hubungkan Trenggalek Pogalan Rusak Parah, Lubang Membuat Pengendara Harus Waspada Ketika Melintas

Fatra Aditya • Minggu, 23 November 2025 | 19:41 WIB

 

Tampak kondisi lubang di jalan raya yang menghubungkan Desa Rejowinangun dan Desa Bendo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.
Tampak kondisi lubang di jalan raya yang menghubungkan Desa Rejowinangun dan Desa Bendo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

TRENGGALEK  - Infrastuktur di Trenggalak nampaknya harus lebih mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah (pemkab).

Lantaran tidak sedikit kondisi jalan berlubang yang membutuhkan perbaikan penuh dan diharapkan masyarakat.

Termasuk di jalan raya Rejowinangun hingga ke Desa Bendo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan pantuan di lapangan, kerusakan jalan yang berlubang ini tidak sedikit.

Mulai ukuran lubang yang kecil hingga besar. Tentu hal tersebut sangat membahayakan pengendara.

Jalur menuju ke Pogalan lebih mendominasi keruskan jalan.

Maka pengendara harus bisa memilah jalan yang layak agar tidak terjerembab.

Memang ada sebagian sudah dicor beton. Namun menuntaskan keseluruhan jalan yang menjadi alternatif utama ke kawasan pemerintahan di Trenggalek itu.

Apalagi saat ini musim hujan, tentu kumpulan udara akan sangat terlihat ketika melintas.

Baca Juga: Empat ODCB di Trenggalek Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Catat Daftar Lokasi dari Rekomendasi Hasil Sidang Pleno

“Sangat parah dan tidak nyaman ketika melintasi jalan antarkecamatan ini,” kata salah satu pengendara, Firmansyah, Sabtu (22/11/2025).

Dia mengaku sengaja melintasi kawasan itu, dengan harapan menghindari keramaian jalur utama di Ngetal atau Kedunglurah.

Namun justru terasa tidak nyaman dan harus waspada ketika melintas.

“Saya bekerja di Trenggalek dan pulang ke Tulungagung,” terang pria 40 tahun ini.

Jadi hampir setiap hari berlayar pulang pergi dari dua kabupaten itu.

Maka sebagai warga ingin merasakan infrastruktur nyaman dan layak.

Secara umum memang kondisi jalan itu hampir 50 persen sudah tidak layak dan perlu perhatian serius.

Baca Juga: Gadis Cantik Asal Trenggalek, Naila Zakia Elfadhila, Menapaki Tari Sejak Dini hingga Raih Segudang Prestasi

Apalagi sebagai jalur alternatif kendaraan dengan muatan tonase yang berat, maka jika dibiarkan kerusakan akan bertambah parah.

“Kalau kondisi Jembatan Bendo sudah layak, kini tinggal akses jalan butuh perbaikan,” kata karyawan swasta ini. (tra/din)

                                                            

                   

                   

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#jalan rusak #trenggalek #pogalan