Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pelaku UMKM di Trenggalek Harus Melek Digital, Diskomidag: Agar Memahami Terkait Dunia Bisnis dan Tantangan Zaman

Fatra Aditya • Rabu, 3 Desember 2025 | 18:02 WIB

 

Kecenderungan Gen Z yang lebih suka konten singkat dan visual bikin artikel panjang makin tersisih di era digital.
Kecenderungan Gen Z yang lebih suka konten singkat dan visual bikin artikel panjang makin tersisih di era digital.

TRENGGALEK – Pelatihan peningkatan akses dan literasi keuangan tahap I untuk para pelaku usaha mikro, kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek, diperlukan.

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM Diskomidag Trenggalek, Pujianto menjelaskan, sudah lakukan program terdapat 50 peserta dengan menggandeng pihak pemprov.

Para peserta merupakan pelaku UMKM di Trenggalek dari beragam sektor, mulai dari sektor pangan hingga tembakau.

“Yang dilatih adalah 50 orang para penaku usaha mikro di Kabupaten Trenggalek, jenis usahanya mulai dari makan minum, kemudian juga seperti rokok, kopi, dan banyak usaha yang lainnya,” jelasnya.

Untuk menjadi peserta pada pelatihan tersebut para pelaku UMKM harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Nantinya akan diverifikasi oleh UPT KUKM Jatim dan pada akhirnya resmi menjadi peserta pelatihan.

“Daftar, ketika teman-teman dari UPT-KUKM bersurat ke kita, kemudian kita sampaikan ke para penaku usaha di Trenggalek. Kemudian masing-masing daftar dan diverifikasi oleh dari langsung ke linknya UPT-KUKM Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Selain itu juga harus memenuhi beberapa syarat antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), KTP domisili Trenggalek dan smartphone/laptop.

Dalam program tersebut terdapat materi-materi yang perlu dipahami oleh para peserta.

Materi yang disampaiakan dalam program tersebut antara lain, penyusuran proposal bisnis bagi UMKM, perizinan usaha, Strategi pemasaran digital, manajemen resiko keuangan usaha, pembayaran digital dan keamanan transaksi.

Kemudian terdapat manajemen keuangan, pembiayaan syariah, dan digitalisasi laporan keuangan.

Dengan materi-materi tersebut diharapkan para pelaku UMKM memahami semua hal terkait dunia bisnis.

Baca Juga: Gadis Asal Trenggalek, Arik Khusnaini Arofa, dari Introver, Kejar Mimpi Jadi Muse Profesional

Pujianto menilai program tersebut sangat bermanfaat dan program tersebut sangat mendukung untuk keberlangsungan UMKM baik dari pelaku dan usahanya.

“Mereka diharapakan melek digital iya, paham literasi keuangan juga iya, kemudian juga bisa mengakses pembiayaan. Jadi memang (program tersebut) sangat men-support bagi para pelaku usaha,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#umkm #pelatihan #trenggalek