Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Detik-Derik Remaja Asal Trenggalek Tewas di Kolam Pemancingan, Saksi Beri Penuturan Memilukan

Zaki Jazai • Kamis, 4 Desember 2025 | 05:48 WIB
Tim SAR mengevakuasi HS korban tenggelam di lokasi pemancingan Puring, Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Selasa (2/12/2025).
Tim SAR mengevakuasi HS korban tenggelam di lokasi pemancingan Puring, Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Selasa (2/12/2025).

 

TRENGGALEK – Teriakan minta tolong dari area kolam pemancingan Puring, Dusun Kacangan, Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek menggegerkan warga pada Selasa (2/12/2025).

HS, 18, remaja asal Trenggalek tepatnya Dusun Plagen desa setempat, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat memancing seorang diri.

Insiden memilukan di Trenggalek itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Sutrisno. Sekitar pukul 14.00, dia mendengar teriakan dari arah kolam.

Saat mendatangi lokasi, dia hanya menemukan sepeda motor, joran pancing, umpan, dan ikan hasil pancingan milik korban di tepi kolam. Namun HS tidak terlihat di sekitar tempat kejadian.

“Saksi kemudian memanggil warga dan aparat desa untuk meminta bantuan,” terang Kapolsek Gandusari Iptu Suhadi saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025). 

Polsek Gandusari bersama Basarnas, Koramil, dan warga setempat langsung melakukan pencarian menggunakan perlengkapan selam.

Setelah proses penyisiran sekitar satu jam, tim menemukan HS di dasar kolam pada pukul 15.35.

Korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan luar menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pemeriksaan medis memastikan tidak ada bekas kekerasan, baik dari benda tumpul maupun benda tajam. Ini murni musibah tenggelam,” tegas Iptu Suhadi.

Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi lanjutan.

Baca Juga: Trenggalek Rawan Bencana, Perlu Kesadaran Masyarakat, Pemkab Dorong Budaya Siaga di Kecamatan Bendungan, BMKG Beri Analisa Gempa di Lempeng Euresia

Polisi kemudian menutup penyelidikan dan menyerahkan sepenuhnya proses pemakaman kepada pihak keluarga.

Polisi menghimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area kolam, terutama ketika memancing seorang diri.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan, apalagi jika kondisi sekitar sepi,” pungkasnya.(jaz/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#kolam pemancingan #trenggalek #tewas