TRENGGALEK - Sudah lebih dari 5 bulan dibuka untuk umum, Bendungan Tugu di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, masih memiliki daya tarik buat wisatawan.
Hal ini masih dapat dibuktikan dengan masih terdapatnya wisatawan yang mengunjungi Bendungan Tugu Trenggalek.
Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, tetapi juga dari luar Kabupaten Trenggalek.
Sejumlah wisatawan memanfaatkan momen kunjungan untuk menikmati panorama bendungan dan berfoto di sejumlah titik.
Salah satu pengunjung, Intan mengatakan, memang sengaja datang ke Bendungan Tugu dari Ponorogo.
"Kita lagi main-main aja. Terus enggak tahu kan tadi mau kemana yaudah kita ke sini, kita penasaran, kita belum pernah kesini," ujarnya.
Dia mengungkapkan, Bendungan Tugu Trenggalek menarik perhatiannya.
Dia tertarik pada pemandangan dan suasana sekitar bendungan, menurutnya suasananya cocok untuk berkumpul dengan teman.
"Ya, yang pertama itu indah, hijau, sekelilingnya gunung-gunung, sangat memanjakan mata. Terus juga lihat bendungannya itu bersih. Jadi tempatnya enak untuk quality-time kan kita sama teman-teman ini," jelasnya.
Dia menyampaikan saran terkait kondisi sekitar bendungan. Yakni supaya ditambahkan lagi spot-spot menarik yang dapat menarik wisatawan.
"Bisa ditambah lagi spot-spot menarik biar rame. Kalau rame kan biasanya bisa buka tiket masuk," katanya.
Memang, Bendungan Tugu tidak hanya berfungsi sebagai irigasi dan pengendali banjir, tetali juga dimanfaatkan untuk pariwisata dengan delengkapi berbagai fasilitas seperti anjungan cerdas.
Bendungan tersebut dibangun pada tahun 2014 dan selesai pada tahun 2021. Namun, selesainya pembangunan bendungan tugu tak lantas dibuka dan baru dibuka untuk umum pada akhir bulan Juli tahun 2025 kemarin.
Kini, Kawasan Bendungan Tugu dikelola oleh dua pihak yakni Dinas Pariwisata Provinsi dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). (tra)
Editor : Didin Cahya Firmansyah