Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Putri Desa di Trenggalek, Cerita Inspiratif dari Amelda Febriyanti yang Bikin Bangga Ukir Prestasi dan Kreativitas

Gunawan Awan • Sabtu, 6 Desember 2025 | 22:25 WIB
Gadis asal Trenggalek, Amelda Febriyanti, tak pernah putus asa meski sempat diremehkan dan mendapatkan bullying, namun dibuktikan dengan prestasi.
Gadis asal Trenggalek, Amelda Febriyanti, tak pernah putus asa meski sempat diremehkan dan mendapatkan bullying, namun dibuktikan dengan prestasi.

 

TRENGGALEK -   Dari sebuah desa kecil Dusun Mendung, Desa Banjar, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, lahirlah seorang siswi berprestasi di dunia seni dan kreativitas.

Dialah Amelda Febriyanti, yang berhasil menorehkan berbagai prestasi gemilang baik di bidang seni, akademik, hingga kontribusi sosial yang mengharumkan nama Trenggalek. 

Lahir dari keluarga sederhana di pesisir Trenggalek, sang bapak seorang pekerja serabutan yang merantau dan ibu seorang ibu rumah tangga sekaligus petani, Amelda, sapaan akrabnya, tumbuh dengan ketekunan dan tekad kuat.

Bakatnya mulai tampak sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.

Selama SD, dia langganan juara kelas dan memberanikan diri mengikuti berbagai lomba tingkat kecamatan, termasuk, cerdas cermat, puisi, senam, gerak jalan sebagai danton, hingga menjadi ketua regu Pramuka. Meski hasilnya belum memuaskan, semangatnya tak pernah padam.

Memasuki SMP, Amelda kembali aktif mengikuti perlombaan seperti olimpiade offline maupun online serta kompetisi sains madrasah tingkat Kabupaten Trenggalek.

Di bidang olahraga, dia juga turun di kejuaraan bulu tangkis tingkat kecamatan.

Namun perjalanan SMP tidak selalu mulus. Amelda pernah menjadi korban bullying yang membuat prestasi dan nilai akademiknya menurun.

Meski demikian, kondisi itu justru menjadi titik balik bagi dirinya.

Saat memasuki SMK, Amelda berhasil bangkit. Memilih dunia seni tari sebagai ruang baru untuk kembali bersinar.

Di tahun 2023, dia meraih juara 1 tari tunggal tingkat Kabupaten Trenggalek dan mendapatkan piagam bupati, yang sekaligus mengantarkannya diterima di SMKN 1 Pogalan melalui jalur prestasi non-akademik.

Sejak saat itu, prestasi demi prestasi terus diraihnya. Amelda aktif mengikuti berbagai lomba seni tari, tampil dalam event besar, hingga berkolaborasi dengan koreografer nasional, termasuk koreografer dari Jakarta pada tahun 2025.

“Jurusan bukan penghalang. Terpenting bisa membagi waktu antara sekolah dan hobi,” ujarnya.

Di tengah perjalanan seni, Amelda sempat diremehkan beberapa orang. Namun baginya, setiap kalimat negatif bukan alasan untuk menyerah, melainkan motivasi untuk terus membuktikan kemampuan diri.

Tak hanya bersinar di seni tari, Amelda juga sukses di dunia videografi. Pada tahun 2025, dia meraih serangkaian prestasi lomba video kreatif di tingkat lokal hingga nasional.

Di antaranya, juara 1 lomba video UBHI Tulungagung; juara 1 Universitas Sebelas Maret;  juara 2 Youth Ranger Yogyakarta; juara 1 di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, juara 1 di Universitas Hasyim Asy’ari.

Dalam perjalanan inspiratifnya berlanjut saat dia terpilih sebagai Anggota Pelajar Anti Bullying (PAB) Community Batch 3 Tahun 2025 bersama pelajar dari seluruh Indonesia.

Dari komunitas ini, Amelda menjadi suara bagi para korban bullying dan berhasil meraih Nominasi Anggota Terbaik Putri 2025.

Puncak prestasinya tahun ini menjadi kebanggaan masyarakat Trenggalek. Pada ajang Putra Putri Seni Jawa Timur 2025, Amelda tampil memukau dan berhasil meraih Winner Putri Seni Remaja Jawa Timur 2025, sekaligus membawa nama SMKN 1 Pogalan dan Kabupaten Trenggalek ke tingkat provinsi.

Grand final digelar di Surabaya pada 15–16 November 2025 lalu menjadi panggung pembuktiannya. Dengan advokasi seni dan motto hidup “Your limitation not barrier”, Amelda sukses menembus Top 5 dan akhirnya dinobatkan sebagai winner.

Tak berhenti di sana, Amelda kini aktif menghadiri berbagai undangan acara, memperluas jaringan seni, serta terus berkarya melalui lomba video bersama adik-adik kelas.

Dia juga mulai merintis sebagai content creator dan dipercaya menerima beberapa kerja sama video.

Kebanggaan lain yang diraihnya adalah diterimanya di sebagai calon mahasiswa baru Universitas Nusantara PGRI Kediri jalur prestasi, tepat di program studi impiannya.

Dia menjadi pendaftar pertama tahun akademik 2026/2027.

“Niat adalah yang utama. Saya ingin melanjutkan pendidikan tanpa membebani orang tua,” ungkapnya.

Ke depan, sebagai Putri Seni Remaja Jawa Timur 2025, Amelda berharap dapat terus memperkenalkan seni dan budaya, menginspirasi generasi muda, serta menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk melestarikan seni di era teknologi.

“Jika kamu gagal, jadikan itu pelajaran, bukan alasan untuk menyerah,” pesannya.

“Keterbatasan bukanlah penghalang. Jika kemarin kita berada di lingkaran gelap, hari ini kepakkan sayapmu dan terbanglah menuju lingkaran yang lebih baik,” imbuhnya.

Dengan prestasi dan tekadnya, Amelda Febriyanti menjadi bukti bahwa dari desa kecil pun mampu lahir generasi emas yang siap membawa perubahan besar bagi seni dan budaya Indonesia.(gun/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Amelda Febriyanti #trenggalek #bidang seni #SMKN 1 Pogalan