Trenggaleknjenggelek – Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kabupaten Trenggalek masa bakti 2022–2026 meneguhkan komitmen menjadikan organisasi sebagai wadah milik bersama. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang digelar di Gedung Bhawarasa lantai 2, Minggu (14/12/2025).
Rakercab yang diikuti 133 anggota ini menjadi momentum mempererat solidaritas antar apoteker, meningkatkan profesionalisme, menjaga marwah profesi, sekaligus menjadi ruang bersama untuk memecahkan persoalan sejawat melalui kepemimpinan yang santun, komunikatif, dan kolaboratif.
Rakercab juga dihadiri Pengurus Daerah IAI Jawa Timur, yakni Ketua PD IAI Jatim apt. Adi Wibisono, S.Si, M.Kes. dan Dewan Pengawas PD IAI Jatim, apt. Mufarrihah, S.Si, M.Sc.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan seminar dan talkshow yang menghadirkan sejumlah pemateri lintas sektor. Hadir Kepala Dinkesdalduk KB Trenggalek yang diwakili Kabid SDM Kesehatan, Prastowo, SKM, M.MKes, perwakilan DPMPTSP Aris Yanuaji, ST, serta perwakilan Dinas PUPR Ferdianta Wahyu Nur P, ST, MPWK dan Harits Purwandi, ST.
Talkshow mengangkat tema Update Kebijakan Perizinan Apotek: Persyaratan Baru, Proses OSS-RBA, dan Kendala Perizinan. Selain itu, seminar kesehatan menghadirkan dr Meirosa Sibuea, SpOG dengan materi penggunaan obat kontrasepsi oral.
Ketua Panitia Rakercab, apt Emy Dwi Frismandani, SFarm, menjelaskan kegiatan ini merupakan amanah Konferensi Cabang dan AD/ART organisasi.
Usai seminar dan talkshow, Rakercab dilanjutkan dengan pemaparan laporan tahunan program pengurus cabang tahun 2025 dan rencana kegiatan masing-masing bidang untuk 1 tahun yang akan datang. Sebelumnya, forum memilih tiga presidium sidang, yakni apt Evi Kurniawati, MFarm, apt Dhearara, SFarm, dan apt Dhika Ramadhan, SFarm.
“Rakercab, seminar, dan talkshow ini bertujuan meningkatkan kompetensi sejawat, termasuk pemahaman regulasi terbaru terkait persyaratan perizinan apotek seperti PBG dan SLF,” ujarnya.
Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari Kabid SDM Kesehatan Dinkesdalduk KB Trenggalek, Prastowo. Dia menyatakan IAI sangat mandiri serta berharap IAI Trenggalek dapat semakin berkontribusi dalam pembangunan kesehatan daerah.
“Kami berharap IAI tetap solid dan sejahtera dalam semangat kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PD IAI Jatim apt Adi Wibisono menekankan pentingnya soliditas organisasi. Sehingga dirinya mendorong apoteker di Trenggalek terus berperan aktif meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “ Peran aktif yang saya sampaikan itu mencangkup baik pengelolaan maupun pelayanan di bidang klinis dan komunitas, “ Imbuhnya.
Disisi lain Ketua PC IAI Trenggalek, apt Esti Ambar Widyaningrum, MFarm, menegaskan pihaknya akan terus mengemban amanah hingga akhir masa kepengurusan dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor.
Sebab, kebersamaan dan kerja sama menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam menjaga profesionalisme apoteker sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Trenggalek
“Masa depan organisasi akan selalu tumbuh bersama mereka yang terus belajar, terus berkarya, dan tidak pernah letih melayani. Pengurus harus responsif dan siap bekerja idemi organisasi,” tegasnya.(jaz)
Editor : Zaki Jazai