Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pergi Menyelam, Pria di Trenggalek Ditemukan Tewas meski Biasa Berenang di Sungai

Zaki Jazai • Minggu, 21 Desember 2025 | 03:31 WIB
Polisi mengevakuasi mayat Yusuf yang ditemukan tak bernyawa di Sungai Kedung Muengan, Desa Barang, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.
Polisi mengevakuasi mayat Yusuf yang ditemukan tak bernyawa di Sungai Kedung Muengan, Desa Barang, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

 

TRENGGALEK - Aktivitas menjala ikan berujung tragis di Sungai Kedung Munengan, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Rabu (10/12/2025).

Pasalnya Yusuf, 56, warga Dusun Sembon, Desa Barang, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat menyelam untuk menebar jala. Dia sempat hilang beberapa menit sebelum akhirnya ditemukan rekannya di dasar kedung.

Kapolsek Panggul Iptu Suswanto menjelaskan, korban bersama dua rekannya berangkat menjala ikan sejak pukul 11.00 WIB. Mereka sempat berpindah lokasi karena hasil tangkapan pertama dinilai terlalu kecil.

“Mereka kemudian menuju Kedung Munengan yang lebih dalam. Di sana korban ikut menyelam untuk menebar jala,” ujarnya.

Namun saat dua rekannya muncul ke permukaan, Yusuf tak kunjung terlihat naik kembali. Salah satu saksi kemudian menyelam untuk mencari keberadaan korban.

“Saksi menemukan korban di dasar kedung dan langsung menariknya ke tepi sungai. Saat itu korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” terang Iptu Suswanto.

Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Yusuf berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis. Dugaan kuat, korban mengalami kram akibat kelelahan saat menyelam.

“Korban memang terbiasa berenang, namun kondisi fisiknya kemungkinan tidak mendukung. Kami menyimpulkan penyebabnya murni tenggelam,” tandasnya.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya jala ikan, pakaian lengan panjang, dan celana pendek yang dikenakan saat mencari ikan.

Peristiwa ini menambah daftar tragedi aktivitas sungai di wilayah Panggul, sekaligus menjadi pengingat agar warga lebih waspada saat beraktivitas di kedung yang memiliki arus dan kedalaman tidak terduga.

“Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Mereka juga menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum atas kejadian ini,“ jelas mantan Kapolsek Bendungan ini. (jaz/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tenggelam #panggul #trenggalek