Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Antisipasi Lonjakan Wisatawan di Trenggalek, Disparbud Lakukan Rekayasa Lalu Lintas hingga Penambahan Personel

Fatra Aditya • Minggu, 21 Desember 2025 | 03:42 WIB
Disparbud Kabupaten Trenggalek pada tahun 2025 telah menargetkan pendapatan dari sektor wisata. Namun sulit terealisasi sepenuhnya karena masih jauh harapan realiasi.
Disparbud Kabupaten Trenggalek pada tahun 2025 telah menargetkan pendapatan dari sektor wisata. Namun sulit terealisasi sepenuhnya karena masih jauh harapan realiasi.

TRENGGALEK – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek muali mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya libur Natal dan tahun Baru (Nataru).

Disparbud Trenggalek kini fokus untuk meningkatkan pelayanan di destinasi wisata serta pengaturan arus lalu lintas pada jalur-jalur yang dinilai mempunyai potensi untuk terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik dan Destinasi Pariwisata Disparbud Trenggalek, Tony Widianto, menyampaikan bahwa sudah terdapat imbauan dari disparbud untuk pengelola wisata supaya meningkatkan layanannnya.

Hal tersebut dimaksudkan supaya di libur Nataru, semua dapat berjalan dengan lancar.

“Untuk persiapan menjelang Nataru, kami sudah menyampaikan imbauan kepada seluruh pengelola destinasi maupun pelaku usaha wisata untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya, Kamis (20/12/2025). 

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa sebagai antisipasi lonjakan wisatawan maka akan disiagakan personel tamabahan.

Disparbud akan menambah petugas pengamanan, kebersihan, lifeguard, hingga pelayanan retribusi untuk mengurai kepadatan.

“Kalau jumlah petugas dirasa kurang, kami mendatangkan personel tambahan dari dinas maupun dari destinasi lain,” jelas Tony.

Tak hanya dari segi destinasi, ia juga menyampaikan bahwa arus lalu lintas juga menjadi fokus Disparbud.

Tony mengatakan bahwa terdapat titik-titik keramaian di akses menuju destinasi wisata di antaranya, di jalur lintas selatan hingga di loket destinasi wisata.

“Yang menjadi perhatian tentu simpul-simpul keramaian, terutama di Watulimo. Termasuk rekayasa lalu lintas di JLS, simpang Supit Urang, hingga perlintasan menuju pos retribusi Simbaronce,” ungkapnya. 

Dia mengaku mendapatkan informasi dari Kepala Satlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto, bahwa akan adanya lonjakan wisatawan di libur Nataru.

Tony berharap cuaca dapat bersahabat pada liburan nanti.

“Kemarin informasi dari Kasatlantas, tahun ini diperkirakan ada lonjakan kunjungan. Semoga cuacanya mendukung,” ujarnya.

Kemudian kantong-kantong parkir juga tidak luput dari perhatian Disparbud. Nantinya akan dilakukan rekayasa pada titik-titik parkir apabila terjadi kepadatan.

Tony menyebut bahwa pengunjung dapat diturunkan di Pantai Simbaronce, sedangkan untuk kendaraan akan diarahkan menuju ke Pelabuhan Niaga Prigi.

“Kalau Simbaronce penuh kami tutup portalnya. Pengunjung bisa menurunkan penumpang di Simbaronce, lalu base kendaraan kami arahkan ke Pelabuhan Niaga Prigi,” ungkapnya. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#libur nataru #trenggalek #Disparbud