Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Dana MBG di Trenggalek Cair Bertahap, 11 Dapur SPPG Ancang-Ancang Operasinal Kembali

Zaki Jazai • Selasa, 30 Desember 2025 | 02:09 WIB
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, Saeroni
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, Saeroni

TRENGGALEK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek kembali bergerak setelah sempat tersendat akibat kendala pendanaan.

Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mencairkan dana operasional secara bertahap kepada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya berhenti beroperasi.

Hingga Kamis (25/12), sebanyak 11 dari 15 dapur yang sempat mogok tercatat telah menerima transfer anggaran.

Dengan pencairan tersebut, pengelola dapur mulai bersiap mengaktifkan kembali layanan penyediaan makanan bergizi bagi siswa.

Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni mengatakan, pencairan dana ini menjadi titik balik keberlanjutan program MBG di daerah.

Dari total dapur yang sempat berhenti, sepuluh dapur menerima dana lebih dulu pada Selasa lalu, disusul satu dapur tambahan pada Kamis lalu.

“Sekarang tinggal empat dapur yang dananya belum cair. Kami masih menunggu proses transfer dari pusat untuk empat wilayah tersebut,” ujarnya.

Meski dana sudah masuk ke rekening pengelola, dapur MBG belum bisa langsung menyalurkan makanan.

Pengelola masih harus melakukan pembelian bahan baku serta menyiapkan peralatan operasional.

“Tim dapur butuh waktu persiapan. Perkiraan kami, dapur-dapur ini mulai beroperasi kembali antara Rabu atau Sabtu,” jelasnya.

Saeroni mengakui, hingga saat ini belum ada kejelasan apakah dana yang cair juga mencakup biaya operasional lama yang sempat tertunggak.

Namun, Satgas MBG memilih fokus pada pemulihan layanan agar distribusi makanan kembali berjalan.

“Terpenting saat ini dapur bisa kembali beroperasi. Dana sudah masuk, itu yang kami pastikan lebih dulu,” tegasnya.

Dari total 50 dapur MBG yang aktif di Trenggalek, 11 dapur kini bersiap kembali beroperasi.

Sementara empat dapur lainnya masih menunggu pencairan, yakni SPPG Petung di Kecamatan Dongko, SPPG Bendoagung 2 di Kecamatan Kampak, SPPG Banjar di Kecamatan Panggul, dan SPPG Pule di Kecamatan Pule.

Di sisi lain, Saeroni menegaskan bahwa libur semester sekolah tidak menghentikan distribusi MBG.

Selama bukan hari libur nasional atau tanggal merah, penyaluran makanan tetap dilakukan.

Pemkab Trenggalek telah menyiapkan skema khusus dengan menugaskan petugas piket di sekolah-sekolah melalui dinas pendidikan agar siswa tetap dapat mengambil makanan bergizi.

“Siswa bisa datang ke sekolah untuk mengambil makanan. Petugas piket sudah disiapkan. Kami ingin memastikan asupan gizi anak-anak tetap terpenuhi meski sedang libur sekolah,” pungkas Asisten I Sekda ini. (jaz/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Mbg #trenggalek #dana operasional