TRENGGALEK – Menjelang akhir tahun sejumlah komoditas khususnya bahan pokok di pasar Trenggalek menunjukkan harga yang bervariasi.
Komoditas-komoditas tersebut antara lain sayur-sayuran, beras hingga daging, baik itu daging sapi maupun daging ayam.
Beberapa komoditas tembus Rp 100.000, namun di tengah kondisi tersebut, beberapa bahan pangan masih menunjukkan harga stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Komoditas cabai menjadi salah satu bahan pangan dengan rentang harga yang relatif tinggi.
Cabai kecil tercatat berada pada kisaran Rp 56.000 hingga Rp 70.000 per kilogram (kg).
Sementara itu, cabai merah dijual dengan harga Rp30.000 sampai Rp 58.000 per kg.
Adapun cabai keriting berada pada kisaran Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per kg.
Untuk komoditas bawang, bawang merah dijual dengan harga Rp 30.000 hingga Rp 42.000 per kg. Bawang putih berada pada kisaran Rp30.000 sampai Rp 35.000 per kg.
Kemudian harga telur ayam tercatat relatif stabil di angka Rp 30.000 per kg.
Selain telur ayam, beras juga menjadi komoditas yang harganya paling stabil.
Beras di Pasar Basah Trenggalek dibanderol dengan harga Rp13.000 per kg.
Sementara itu, tomat menjadi salah satu komoditas dengan harga paling rendah, yakni sekitar Rp10.000 per kg.
“Untuk komoditas yang harganya stabil salah satunya beras,” ungkap salah satu petugas Pasar Basah, Trenggalek, Siswoko Minggu (28/12/2025).
Selanjutnya pada komoditas daging, tercatat harga daging sapi dibanderol dengan harga Rp 40.000 hingga Rp 120.000 per kg tergantung dengan jenis dagingnya.
Sedangkan untuk daging ayam tercatat di harga 35.000 per kilogram untuk ayam ras dan Rp70.000 untuk daging ayam kampung.
“Untuk daging ayam, paling murah itu 35 ribu sedangkan untuk yang paling mahal itu 75 ribu, yang 75 itu ayam kampung,” pungkasnya.
Keberagaman harga komoditas tersebut menujukkan bahwa kebutuhan pokok khusunya di Pasar Basah masih terpantau dinamis di penghujung tahun.
Bahan-bahan pokok masih dapat mengalami kenaikan dan penurunan harga sewaktu-waktu. (tra/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah