Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kini Jasa Tukar Uang Pinggir Jalan Sudah Merebak

Fatra Aditya • Senin, 9 Maret 2026 | 10:38 WIB

BERI JASA: Terlihat beberapa lapak jasa penukaran uang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Trenggalek.
BERI JASA: Terlihat beberapa lapak jasa penukaran uang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Trenggalek.

KOTA, Radar Trenggalek – Meskipun Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran masih dalam periode lebih dari dua minggu lagi, namun di pinggir-pinggir jalan Kabupaten Trenggalek sudah banyak ditemukan beberapa orang yang membuka jasa penukaran uang baru. Berdasarkan observasi lapangan setidaknya sudah terdapat lima lapak yang membuka jasa penukaran uang di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Trenggalek.

Jasa tukar uang baru tersebut umum ditemukan khususnya di bulan Ramadan, terlebih menjelang perayaan Lebaran. Tradisi bagi-bagi uang atau sangu yang dijalankan masyarakat saat Lebaran membuat jasa tukar uang dibutuhkan.

Salah satu pelaku usaha jasa penukaran uang, Yudi menyebut, permintaan penukaran uang untuk saat ini masih belum mengalami lonjakan signifikan.

Menurut dia, permintaan penukaran uang biasanya mulai meningkat saat mendekati Lebaran, terlebih H-7 Lebaran. “Saat ini belum ramai. Mulai ramai biasanya di H-seminggu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, keuntungan jasa penukaran diperoleh dari selisih nominal yang dikenakan sebagai biaya jasa. Besaran biaya tersebut berbeda tergantung jenis uang yang ditukarkan oleh masyarakat.

Yudi menuturkan, terdapat dua jenis uang yang dapat ditukarkan, yakni uang baru dan uang layak edar (ULE). “Untuk jasa itu Rp 15 ribu untuk uang baru dan Rp 10 ribu untuk uang layak edar,” katanya.

Terkait ketersediaan uang pecahan, dia mengaku mendapat pasokan dari pihak yang lebih tinggi dalam jaringan distribusi.

Uang tersebut kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan pecahan kecil. “Kita dari atasan, biasanya atasan dapat kiriman dari Jakarta,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi terkait keamanan dan keaslian uang yang mereka edarkan, Yudi memastikan bahwa uang yang ditukarkan kepada masyarakat dalam kondisi asli dan layak edar. Kepercayaan pelanggan menjadi hal penting dalam menjalankan usaha tersebut. “Insya Allah berani jamin keasliannya,” tandasnya. (tra/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#trenggalek #Hari Raya Idulfitri #Jasa Tukar Uang Baru