Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gadis Asal Trenggalek, Rosa Aprilia Ika Rahayu, Temukan Jati Diri dan Cuan dari Dunia Model

Mohammad Bima Faisal Mirza • Jumat, 2 Januari 2026 | 01:41 WIB
Tersimpan kisah inspiratif seorang perempuan muda bernama Rosa Aprilia Ika Rahayu, warga Desa/Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. 
Tersimpan kisah inspiratif seorang perempuan muda bernama Rosa Aprilia Ika Rahayu, warga Desa/Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. 

TRENGGALEK - Di balik riasan wajah yang memesona dan pose yang anggun di depan kamera, tersimpan kisah inspiratif seorang perempuan muda bernama Rosa Aprilia Ika Rahayu.

Perempuan berusia 23 tahun yang akrab disapa Oca ini berhasil menemukan jati diri sekaligus peluang penghasilan melalui hobinya sebagai model make-up.

Cewek yang berdomisili di Desa/Kecamatan Pogalan ini mengaku awalnya tidak memiliki hobi yang benar-benar ia tekuni.

Ketertarikannya pada dunia modeling justru berawal dari hal sederhana, yakni kekagumannya saat melihat para model yang “disulap” menjadi cantik oleh tangan-tangan kreatif para make-up artist (MUA).

Dari situlah muncul keinginan dalam dirinya untuk menjadi bagian dari proses tersebut.

Baginya menjadi model make-up bukan hanya soal penampilan, melainkan juga ruang untuk mengekspresikan diri dan melatih kemampuan berkomunikasi.

“Saya suka dibuat cantik oleh tangan MUA. Selain itu, saya juga senang berinteraksi dengan orang lain dan mendapatkan banyak teman baru,” ujar Oca.

Langkah pertamanya terjun ke dunia modeling berawal dari ajakan seorang tetangga yang berprofesi sebagai MUA. Oca diminta menjadi canvas atau model riasan.

Meski sempat ragu dan diliputi rasa tidak percaya diri, ia akhirnya memberanikan diri menerima ajakan tersebut. Keputusan itulah yang kemudian mengubah arah hidupnya.

Seiring waktu, Oca mulai sering dihubungi MUA lain untuk bekerja sama.

Namun, di balik peluang tersebut, tersimpan rasa takut tidak mampu memenuhi ekspektasi.

Dia pun aktif meminta saran dan belajar dari tetangganya yang lebih berpengalaman.

Setiap hari, Oca berlatih di depan cermin untuk meluweskan gerakan dan ekspresi.

Dia juga memanfaatkan media sosial dengan mengikuti akun model profesional sebagai referensi belajar.

“Saya selalu menanamkan rasa tidak puas dengan hasil saya sendiri, supaya saya terus belajar dan berkembang,” tuturnya.

Kini, hobinya tidak hanya menjadi sarana ekspresi diri, tetapi juga sumber penghasilan. Oca merasa bangga karena bisa mendapatkan uang dari sesuatu yang disukainya.

Dukungan penuh dari orang tua dan lingkungan sekitar menjadi motivasi terbesarnya untuk terus melangkah maju. (bim/c1/rka)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#trenggalek #Rosa Aprilia Ika Rahayu