Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Cita Rasa Unik Tape Khas Gador Trenggalek Berkat Kondisi Tanah Berkualitas

Gunawan Awan • Jumat, 16 Januari 2026 | 19:15 WIB
Tampak produksi tape di Desa Gador, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek,y ang memiliki rasa khas.
Tampak produksi tape di Desa Gador, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek,y ang memiliki rasa khas.

 

TRENGGALEK– Desa Gador, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, dikenal sebagai salah satu sentra penghasil tape singkong dengan cita rasa khas yang tidak dimiliki daerah lain.

Keunikan rasa tape khas Desa Gador ini dipercaya berasal dari kondisi tanah desa setempat yang sangat baik dan cocok untuk ditanami singkong berkualitas unggul.

Tanah di Desa Gador memiliki struktur dan kandungan unsur hara yang berbeda dibandingkan wilayah lain di sekitarnya.

Kondisi tersebut membuat singkong yang ditanam tumbuh optimal, menghasilkan umbi yang padat, tidak berair, serta memiliki kadar pati yang tinggi.

Hal inilah yang kemudian memengaruhi kualitas tape yang dihasilkan, baik dari segi tekstur maupun rasa.

Kepala Desa Gador, Waras mengatakan, tape merupakan salah satu produk unggulan desa yang telah menjadi identitas masyarakat setempat.

Bahkan, dia juga turut memproduksi tape secara mandiri dengan memanfaatkan hasil kebun sendiri.

“Desa kami memiliki produk khas tape. Kebetulan saya sendiri juga memproduksinya dari hasil kebun sendiri. Tape khas Gador memiliki cita rasa yang berbeda, tidak lembek, teksturnya padat, dan rasanya manis saat diolah,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Dia menjelaskan, proses fermentasi tape di Desa Gador dilakukan secara turun-temurun dengan teknik tradisional yang tetap dipertahankan hingga kini.

Selain itu, pemilihan bahan baku singkong menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas produk. Singkong yang digunakan berasal dari berbagai jenis ketela pilihan yang memang cocok dengan kondisi tanah Desa Gador.

“Tape yang diproduksi di sini berasal dari berbagai jenis ketela, namun semuanya dipilih yang berkualitas unggul dan bagus. Itu yang membuat rasa tape tetap konsisten dan disukai konsumen,” tambahnya.

Tidak hanya dikenal di wilayah Trenggalek, tape khas Desa Gador juga telah dipasarkan hingga ke luar daerah.

Beberapa kota tujuan pemasaran antara lain Tulungagung, Blitar, Malang, hingga Surabaya.

Permintaan pasar yang terus meningkat menjadi bukti bahwa tape khas Desa Gador mampu bersaing dengan produk serupa dari daerah lain.

Pemerintah Desa Gador berharap ke depan produk tape ini dapat terus dikembangkan, baik dari segi produksi maupun pengemasan, sehingga memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Dengan menjaga kualitas bahan baku dan cita rasa khas, tape Desa Gador diyakini akan tetap menjadi kebanggaan daerah serta ikon kuliner Kabupaten Trenggalek.(gun/c1/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tape gador #trenggalek #kuliner khas