Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kecelakaan Tunggal di Jalan Nasional Trenggalek–Tulungagung, Pengendara Motor Tewas, Begini Kronologi Peristiwa Tragis Tersebut

Zaki Jazai • Selasa, 20 Januari 2026 | 10:26 WIB
Unit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek bersama tim medis mengevakuasi korban laka tunggal di jalan masuk Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kecamatan Trenggalek, Senin (19/1/2026).
Unit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek bersama tim medis mengevakuasi korban laka tunggal di jalan masuk Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kecamatan Trenggalek, Senin (19/1/2026).

 

TRENGGALEK – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Nasional Trenggalek–Tulungagung, tepatnya di Dusun Kranding, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Senin (19/1/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek ini didapat kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30. Korban diketahui bernama Andi Setyawan, 40, warga Jalan Bambu Sari No. 62 A, Desa Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Revo Fit bernomor polisi AG-6769-AAA. “Korgan mengalami kecelakaan tunggal, dan meninggal dunia” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Miftahul, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat ke timur atau dari Trenggalek menuju Tulungagung dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri hingga terjatuh ke badan jalan.

“Pada saat kejadian kondisi jalan lurus, beraspal, datar, arus lalu lintas sedang, dan cuaca cerah,” jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat, diantaranya luka di bagian kepala, luka robek pada pelipis kiri, serta retak di bagian bawah mata.

Korban sempat dievakuasi ke RSUD dr Soedomo Trenggalek, namun nyawanya tidak tertolong.

Pihak kepolisian menyimpulkan dugaan sementara kecelakaan murni disebabkan kurangnya konsentrasi pengendara saat berkendara.

Satlantas Polres Trenggalek menghimbau masyarakat agar selalu menjaga konsentrasi dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Baca Juga: Pemkab Trenggalek Usulkan Gas Melon 10,7 Juta Tabung, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan

“Hasil pemeriksaan awal, kendaraan dalam kondisi laik jalan dan faktor cuaca maupun kondisi jalan tidak mempengaruhi terjadinya kecelakaan,” tegas Miftahul.(jaz)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#trenggalek #Kecelakaan