Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Primbon Jawa Weton Tulang Wangi: Kisah Nyata Calon Pengantin yang Diikuti Makhluk Gaib hingga Hari Pernikahan

Eka Putri Wahyuni • Kamis, 22 Januari 2026 | 21:40 WIB
Primbon Jawa weton tulang wangi kembali viral lewat kisah nyata calon pengantin yang mengalami gangguan gaib jelang pernikahan.
Primbon Jawa weton tulang wangi kembali viral lewat kisah nyata calon pengantin yang mengalami gangguan gaib jelang pernikahan.

JAKARTA – Kepercayaan terhadap Primbon Jawa masih hidup kuat di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan weton kelahiran.

Salah satu yang kerap memicu kontroversi adalah Primbon Jawa weton tulang wangi, yang dipercaya memiliki kepekaan tinggi terhadap dunia gaib dan kerap “disukai” makhluk halus.

Kisah tentang weton tulang wangi kembali ramai dibicarakan setelah sebuah cerita viral di YouTube mengungkap pengalaman nyata seorang perempuan bernama Susi.

Baca Juga: Pemkab Trenggalek Usulkan Gas Melon 10,7 Juta Tabung, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan

Dalam kisah tersebut, weton tulang wangi disebut menjadi pemicu munculnya berbagai kejadian tak biasa menjelang hingga hari pernikahan.

Susi diceritakan berasal dari keluarga Jawa tulen yang masih memegang kuat ajaran primbon.

Sang ayah dikenal sangat patuh pada hitungan hari baik dan pantangan Jawa, mulai dari buka tutup toko batik miliknya, rencana bepergian, hingga urusan pernikahan anak-anaknya.

Masalah bermula saat Susi menjalin hubungan dengan seorang pria bernama Harso.

Menurut perhitungan sang ayah, Harso memiliki weton tulang wangi, sebuah weton yang dipercaya dalam Primbon Jawa membuat seseorang lebih sensitif terhadap energi gaib.

Weton ini merupakan perpaduan tertentu antara hari dan pasaran dalam kalender Jawa.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Santriwati di Trenggalek masuk Agenda Pembuktian yang Krusial

Dalam cerita tersebut dijelaskan, weton tulang wangi mencakup beberapa kombinasi hari, seperti Senin Pon, Senin Kliwon, Selasa Legi, Rabu Pahing, Rabu Kliwon, Kamis Wage, Minggu Pon, Minggu Kliwon, Sabtu Wage, dan Sabtu Legi.

Tidak semua orang memiliki weton ini, dan dalam kepercayaan Jawa, pemiliknya diyakini memiliki “aroma energi” yang mudah menarik makhluk halus.

Karena itulah, hubungan Susi dan Harso sempat ditentang keras oleh keluarga, terutama sang ayah.

Ia meyakini weton Harso tidak cocok dan berpotensi membawa gangguan, baik secara lahir maupun batin.

Namun Susi memilih bertahan, menilai bahwa cinta dan tanggung jawab tidak seharusnya dikalahkan oleh hitungan primbon.

Sejak lamaran hingga persiapan pernikahan, kejadian aneh mulai dialami Susi. Salah satunya terjadi saat acara lamaran di sebuah restoran.

Baca Juga: Arisan di Trenggalek Masuk Ranah Hukum, Endorse Artis Jadi Bukti Penting untuk Pembuktian Krusial

Susi mengaku sempat melihat sosok kaki misterius di samping Harso, padahal kursi tersebut sedang kosong.

Kejadian lain terjadi di toilet restoran, ketika Susi melihat sosok perempuan berbusana pengantin dengan gaun dan tudung merah.

Gangguan serupa kembali terjadi saat Susi melakukan fitting kebaya pengantin.

Ia melihat tangan pucat dengan kuku merah berusaha membuka tirai ruang ganti.

Bahkan, Susi sempat tak sengaja membuka bilik yang ternyata berisi sosok perempuan bergaun pengantin merah, yang kemudian menghilang tanpa jejak.

Pihak butik sendiri mengaku tidak pernah menyediakan busana pengantin selain adat Jawa.

Baca Juga: Mobil Serempet Motor di Trenggalek, Suzuki Splash Terbalik Di Jalur Ngetal–Gandusari

Puncak keanehan terjadi pada hari pernikahan.

Saat proses rias pengantin, perias awal mengaku melihat wajah Susi tampak seperti perempuan keturunan Tionghoa.

Setelah digantikan oleh perias senior dan dilakukan ritual pengasapan, barulah wajah Susi terlihat kembali normal sesuai aslinya.

Perias tersebut kemudian menyampaikan bahwa ada sosok gaib yang mengikuti calon pengantin pria.

Hal ini kembali menguatkan keyakinan sang ayah bahwa kejadian-kejadian tersebut berkaitan dengan weton tulang wangi milik Harso.

Meski sempat muncul wacana menunda pernikahan, Susi bersikeras melanjutkan prosesi.

Baca Juga: Event 11 Malam di Trenggalek hanya Datangkan PAD Rp 11 Juta Pada Perayaan Tahun Baru di Pasar Pon  

Ia menilai weton adalah takdir kelahiran yang tidak bisa dipilih, dan tidak seharusnya menjadi alasan membatalkan pernikahan.

Akhirnya, akad nikah dan resepsi tetap berlangsung lancar.

Meski diwarnai beberapa pantangan adat yang sempat dilanggar tanpa sengaja, pernikahan tersebut selesai tanpa insiden besar.

Dalam Primbon Jawa, weton tulang wangi memang sering dikaitkan dengan kepekaan spiritual tinggi.

Namun para sesepuh juga menegaskan bahwa weton bukan vonis nasib. Sikap hidup, niat baik, dan keseimbangan batin tetap menjadi kunci utama dalam menjalani kehidupan.

Editor : Eka Putri Wahyuni
#weton tulang wangi #cerita horor jawa #kepercayaan weton #Primbon Jawa #kisah mistis jawa