TRENGGALEK - Di tengah sejuknya udara pedesaan Desa/Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, sosok Firnanda Dwi Ventina hadir sebagai inspirasi bagi anak muda untuk memulai gaya hidup sehat.
Mahasiswi yang kini menempuh pendidikan di Trenggalek ini menjadikan olahraga lari sebagai bagian penting dalam kesehariannya, meski harus memulai dari lingkungan yang masih awam dengan aktivitas tersebut.
Ketertarikan Firnanda pada dunia lari bermula dari kebiasaan sederhana. Saat kuliah di Trenggalek, dia kerap melihat banyak anak-anak kota yang rutin berlari setiap sore.
Pemandangan itu menumbuhkan rasa penasaran sekaligus motivasi dalam dirinya.
Berbeda dengan suasana kota, di daerah asalnya masih sangat minim remaja seusianya yang menekuni olahraga lari.
Hal tersebut justru mendorong Firnanda untuk mencoba memulai sendiri.
“Di daerah saya, lari itu masih jadi hal yang awam. Bahkan sering muncul pertanyaan ‘buat apa sih lari?’,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026).
Meski sering berlari seorang diri, Firnanda tidak merasa berkecil hati. Dia justru melihatnya sebagai cara membawa hal positif ke lingkungannya.
Firnanda biasanya melakukan joging santai satu hingga dua kali dalam seminggu, terutama pada hari Minggu atau saat memiliki waktu libur.
Lingkungan desa dengan udara yang segar dan minim kendaraan menjadi alasan utama nyaman berlari di Pule.
Selain menyehatkan, suasana tersebut membuat aktivitas lari terasa lebih menyenangkan dan menenangkan.
Menurut Firnanda, manfaat lari sangat dirasakannya, mulai dari tubuh yang lebih sehat, postur tubuh yang membaik, hingga berkurangnya rasa malas.
Menjaga kebugaran tubuh, berat badan, dan postur menjadi motivasi utamanya. Bahkan, lari membuatnya semakin berantusias saat mengikuti berbagai event olahraga.
Meski begitu, perjalanan Firnanda tidak selalu mudah. Tantangan terberat yang dihadapi adalah manajemen waktu, kondisi cuaca, serta mengatur pernapasan saat berlari.
Hingga saat ini, dia baru mengikuti event lari berskala lokal karena keterbatasan waktu.
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkembang.
Firnanda berharap ke depannya semakin banyak anak muda yang tertarik pada olahraga lari dan mulai memikirkan kesehatan tubuh sejak dini.
Dia juga berharap akan muncul lebih banyak event lari. Tidak hanya di kota besar, tetapi juga di Trenggalek dan daerah lainnya.
Melalui langkah-langkah kecilnya di jalan desa Pule, Firnanda Dwi Ventina membuktikan bahwa inspirasi bisa lahir dari kesederhanaan.
Dengan konsistensi dan niat baik, dia menyalakan semangat hidup sehat yang diharapkan mampu menular ke generasi muda di sekitarnya.(gun/c1/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah