Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Atasi Genangan Air, Disperkimhub Revitalisasi dan Lakukan Perawatan Drainase

Fatra Aditya • Rabu, 4 Februari 2026 | 09:50 WIB
Potret Seseorang sedang memeriksa dan membersihan drainase
Potret Seseorang sedang memeriksa dan membersihan drainase

KOTA, Radar Trenggalek – Perbaikan drainase di kawasan perkotaan Trenggalek menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahun ini. Sejumlah titik genangan yang kerap muncul saat hujan deras, terutama di wilayah Kelurahan Sumbergedog dan dan beberapa lokasi lainnya di pusat kota, ditargetkan dapat ditangani dengan proyek peningkatan kapasitas saluran air.

“Untuk drainase, fokus kita utamanya di Kelurahan Sumbergedong disitu sering terjadi genangan air, kemudian di Jalan Panglima Sudirman di beberpa titik juga sering terjadi genangan saat hujan deras” ujar Kepala Bidang Drainase, Air Limbah, Persampahan dan Pengembangan Permukiman Dinas Permukiman, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Trenggalek, Apri Nanang Setiawan

“Kalau kita mengistilahkan genangan itu, karena air seharusnya bisa dialirkan cuma karena sesuatu hal terhambat, kemudian ada genangan,” imbuhnya.

Dirinya menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk mengangani genanagan air yang terjadi di beberpa titik di pusat kota saat hujan deras.

Dia mengungkapkan bahwa drainase di beberapa titik sudah tidak mampu untuk menyalurkan air dengan kapasitas besar karena menggunakan tipe drainase yang lama, di mana tipe tersebut sempit dan menyulitkan perawatan saluran drainase.
“di beberapa titik memang drainasenya sudah lama jadi dimensinya kecil, jadi kalau kita mau merawat agak sulit. Kalau besar kan orang bisa masuk kan perawatan lebih enak,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga meningkatkan intensitas pemeliharaan saluran air, terutama pada bagian inlet atau lubang permukaan drainase yang sering tersumbat daun dan material lainnya.

Pembersihan yang sebelumnya dilakukan setahun sekali kini dilakukan lebih sering untuk mencegah genangan saat hujan deras.
“kalau dulu mungkin perawatan hanya setahun sekali, sekarang akan digencarkan lagi untuk pembersihan inlet drainasenya,” terangnya.

Meski demikian Apri mengatakan bahwa untuk genangan-genangan yang terjadi di beberapa titik saat hujan sudah dapat ditangani oleh pihaknya. Menurutnya kini, genagan tersebut sudah dapat diatasi dengan baik, di mana genangan air sudah bisa surut kurang dari setengah jam.

Editor : Adinda Putri Sefiana
#drainase #banjir #genangan air #revitalisasi #permukiman #trenggalek #perawatan