Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Misteri Gua Ngerit Trenggalek: Petilasan Putri Ngerit, Ritual Tahunan, hingga Situs Sakral di Kecamatan Kampak

Ichaa Melinda Putri • Minggu, 8 Februari 2026 | 13:50 WIB
Misteri Gua Ngerit Trenggalek: Petilasan Putri Ngerit, Ritual Tahunan, hingga Situs Sakral di Kecamatan Kampak
Misteri Gua Ngerit Trenggalek: Petilasan Putri Ngerit, Ritual Tahunan, hingga Situs Sakral di Kecamatan Kampak

TRENGGALEK NJENGGELEK-Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tak hanya dikenal dengan pesona alamnya, tetapi juga menyimpan jejak budaya dan kisah mistis yang masih hidup hingga kini. Salah satu lokasi yang kerap menarik perhatian peziarah dan pencinta wisata spiritual adalah Gua Ngerit Trenggalek, sebuah situs sakral yang berada di Desa Senden, Kecamatan Kampak.

Gua ini menjadi bagian dari rangkaian eksplorasi budaya yang dilakukan sejumlah konten kreator bersama warga lokal. Dalam penelusuran tersebut, Gua Ngerit Trenggalek disebut sebagai tempat yang sarat legenda, dipercaya menyimpan energi leluhur, dan hingga kini rutin menjadi lokasi ritual masyarakat sekitar.

Legenda Putri Ngerit yang Melekat hingga Kini

Menurut cerita yang diwariskan turun-temurun, Gua Ngerit merupakan tempat pertapaan seorang perempuan sakral yang dikenal sebagai Putri Ngerit. Konon, Putri Ngerit datang seorang diri dan kemudian bertemu dengan sosok Mbok Melik yang menjadi ibu angkatnya.

Seiring waktu, kecantikan Putri Ngerit tersohor hingga menarik perhatian dua tokoh perkasa, yakni Demang Tanga dan Rangga Pesu. Persaingan keduanya berujung pada pertikaian besar yang diyakini menjadi asal mula kesakralan kawasan gua tersebut. Sejak saat itu, lokasi ini dipercaya sebagai tempat yang memiliki kekuatan spiritual.

Dipercaya sebagai Tempat Terkabulnya Doa

Warga setempat meyakini bahwa Gua Ngerit Trenggalek bukan sekadar gua alami, melainkan ruang sakral. Bekas pertapaan Putri Ngerit dipercaya menjadi titik di mana doa lebih mudah terkabul dan hajat lebih cepat tersampaikan.

Setiap tahun, masyarakat menggelar ritual adat sebagai bentuk permohonan keselamatan dan ungkapan rasa syukur. Tak hanya warga lokal, peziarah dari luar daerah pun datang dengan membawa harapan, berdoa di dalam gua, dan mengikuti tata cara yang telah ditentukan secara adat.

Kompleks Situs Sakral di Sekitar Gua

Menariknya, Gua Ngerit bukan satu-satunya titik spiritual di kawasan tersebut. Di sekitarnya terdapat sejumlah situs lain yang saling terhubung, di antaranya Gua Pertapan, Gua Agung, Rumah Batu, Meja Kursi Batu, hingga air terjun alami.

Salah satu keunikan yang kerap menarik perhatian pengunjung adalah aliran sungai di area Gua Pertapan. Sungai tersebut mengalir dan berhenti di satu titik tanpa melanjutkan ke jalur alami sebagaimana mestinya. Fenomena ini dianggap sebagai pertanda alam yang menambah kesan mistis kawasan tersebut.

Pohon Beringin dan Lorong Batu

Di dalam area Gua Ngerit, terdapat pohon beringin dengan ukuran relatif kecil namun menjulang tinggi. Akar-akarnya yang mencuat ke permukaan dipercaya memiliki makna simbolik sebagai penjaga kawasan. Selain itu, lorong-lorong batu sempit dengan angin dingin alami menambah suasana hening dan sakral di dalam gua.

Baca Juga: Review Film Horor Pabrik Gula yang Diangkat dari Urban LegendBeberapa bagian gua memiliki batuan bulat halus yang oleh warga dianggap sebagai media alami untuk ritual tertentu. Pengunjung pun diimbau berhati-hati saat masuk karena kondisi lorong yang sempit dan licin.

Mitos Batu Keberuntungan

Salah satu mitos yang cukup populer di Gua Ngerit Trenggalek adalah tentang batu kecil atau kerikil. Konon, siapa pun yang mampu memasukkan kerikil ke celah batu tertentu dipercaya akan mendapatkan keberuntungan. Meski demikian, warga menegaskan bahwa niat dan sikap tetap menjadi hal utama saat berkunjung.

Dijaga sebagai Warisan Leluhur

Bagi masyarakat Kampak, Gua Ngerit bukan sekadar destinasi wisata, melainkan warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya. Mereka berharap pengunjung datang dengan niat baik, menjaga ucapan, serta menghormati adat setempat.

Hingga kini, Gua Ngerit Trenggalek tetap menjadi simbol pertemuan antara alam, sejarah, dan kepercayaan lokal yang hidup berdampingan di tengah masyarakat.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#wisata mistis Trenggalek #Gua Ngerit Trenggalek #budaya trenggalek #legenda Putri Ngerit #situs sakral Kampak