Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Cuaca Ekstrem Picu Rentetan Bencana di Tiga Kecamatan BPBD Catat Tanggul Jebol hingga Masjid Rusak

Zaki Jazai • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:47 WIB
TELAH SURUT: Anggota BPBD Trenggalek bersama lintas sektor ketika membersihkan material lumpur akibat banjir di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul.
TELAH SURUT: Anggota BPBD Trenggalek bersama lintas sektor ketika membersihkan material lumpur akibat banjir di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul.

KOTA, Radar Trenggalek– Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Trenggalek memicu sejumlah kejadian bencana yang tersebar di tiga kecamatan dan empat desa/kelurahan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek mencatat sedikitnya tiga kejadian bencana berupa banjir, tanggul jebol, serta pohon tumbang menimbulkan kerusakan fasilitas umum.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono mengatakan, rangkaian kejadian tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Dampaknya tidak hanya menyebabkan genangan banjir, tetapi juga kerusakan infrastruktur dan fasilitas ibadah di beberapa titik.

Di Kecamatan Munjungan, tepatnya di Desa Craken, tanggul TPI Ngadipuro dilaporkan jebol akibat derasnya aliran air. Kondisi ini menjadi perhatian petugas karena berpotensi memperparah genangan di kawasan sekitar jika tidak segera ditangani.

Sementara itu, di Kecamatan Panggul, banjir sempat merendam jalan raya Panggul–Pacitan di Desa Wonocoyo. Wilayah yang terdampak genangan meliputi RT 22, 23, 24, 25 RW 07, RT 26, 27, 28 RW 08, serta RT 29, 30, 31, 32, dan 33 RW 09 Dusun Karang.

“Genangan terjadi di sejumlah RT di Dusun Karang Desa Wonocoyo, namun pada pukul 15.15 WIB, air sudah surut,” ujar Triadi.

Masih di Kecamatan Panggul, tepatnya di Desa Sawahan, pohon jenis sengon tumbang dan menimpa kabel PLN. Kejadian tersebut sempat mengganggu jaringan kelistrikan dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak membahayakan warga sekitar.

Di Kecamatan Kampak, bencana juga terjadi di Desa Ngadimulyo. Pohon beringin tumbang dan menimpa bangunan Masjid Miftahul Huda di RT 32 RW 08 Dusun Jedeg. Akibat kejadian tersebut, bangunan masjid mengalami kerusakan kategori sedang.

BPBD mencatat total terdapat tiga kejadian bencana yang tersebar di Kecamatan Panggul, Munjungan, dan Kampak, dengan lokasi terdampak meliputi Desa Wonocoyo, Desa Sawahan, Desa Craken, dan Desa Ngadimulyo.

Dari sisi dampak, satu bangunan masjid mengalami kerusakan sedang dan satu tanggul dilaporkan jebol. Selain itu, banjir di Dusun Karang Desa Wonocoyo juga berdampak pada 26 kepala keluarga atau 52 jiwa.

Sebagai upaya penanganan, petugas gabungan telah melakukan penyemprotan dan pembersihan di rumah warga terdampak di RT 22 dan RT 24 RW 07 Dusun Karang Desa Wonocoyo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap bersih dan aman pasca genangan.

Triadi menegaskan, BPBD terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan lintas sektor untuk percepatan penanganan.

“Seluruh kejadian dipicu cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi. Kami bersama tim gabungan melakukan asesmen dan penanganan di lokasi terdampak agar risiko lanjutan bisa diminimalkan,” pungkasnya. (jaz/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#bpbd #kerusakan fasilitas umum #bencana #cuaca ekstrem #Wilayah Kabupaten Trenggalek #trenggalek