Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Punya Program Serupa, Pemdes Jajar Tetap Mendukung Pembangunan KDKMP

Fatra Aditya • Senin, 23 Februari 2026 | 14:04 WIB

 

Terus Mendukung: Meski punya program serupa, Pemdes Jajar turut dukung program pembangunan KDKMP.
Terus Mendukung: Meski punya program serupa, Pemdes Jajar turut dukung program pembangunan KDKMP.

GANDUSARI, Radar Trenggalek - Pemerintah Desa (Pemdes) Jajar, Kecamatan Gandusari, terus berupaya memperkuat perekonomian lokal melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan memanfaatkan peran badan usaha milik desa (BUMDes) sebagai sarana pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan warga.

BUMDes diharapkan mampu menjadi penggerak utama kegiatan ekonomi di tingkat desa. Kepala Desa Jajar, Imam Agus Mukaryanto, menyebut telah menjalankan sejumlah program pemberdayaan melalui BUMDes.

Program tersebut difokuskan pada pemanfaatan potensi desa serta melibatkan masyarakat secara langsung dalam pengelolaannya. “Kita itu punya program pemberdayaan masyarakat salah satunya lewat BUMDes,” ujarnya.

Menurut Imam, BUMDes diupayakan menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai kebutuhan dan kegiatan desa.

Melalui lembaga tersebut, pemerintah desa berusaha mendorong kemandirian ekonomi dengan memaksimalkan potensi yang tersedia.

Dia mengatakan, keberadaan BUMDes diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Jadi apa pun itu kita usahakan semua dari BUMDes,” lanjutnya.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah tantangan, terutama ketika program desa bersinggungan dengan kebijakan atau proyek dari pemerintah pusat.

Salah satunya adalah pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal tersebut dapat memicu kondisi yang tumpang tindih antarprogram pemerintah.

“Ya pasti ada tumpang tindih antarkeduanya, tapi kita tidak bisa protes juga,” katanya.

Dia menjelaskan, program KDKMP yang sedang berjalan tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang pelaksanaannya melibatkan pemerintah desa.

Dalam hal ini, desa memiliki peran tertentu sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Salah satunya adalah penyediaan lahan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Imam pun mengatakan bahwa program tersebut haruslah didukung. “Itu kan proyek nasional. Desa hanya menyediakan lahan. Sebenarnya programnya itu bagus, dan itu kan program nasional, jadi harus didukung,” pungkasnya. (tra/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Kecamatan Gandusari #Pemdes #bumdes #Imam Agus Mukaryanto #jajar