Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Penjualan Ayam Hidup Alami Kenaikan Menjelang Tradisi Megengan

Fatra Aditya • Senin, 23 Februari 2026 | 15:27 WIB

Potret seorang pedagang ayam sedang melayani pembeli
Potret seorang pedagang ayam sedang melayani pembeli

KOTA, Radar Trenggalek - Penjualan ayam hidup di pasar tradisional mengalami peningkatan menjelang bulan puasa. Kondisi ini dirasakan langsung oleh pedagang yang mencatat adanya kenaikan permintaan dibanding hari biasa.

Geno, salah satu pedagang ayam yang ada di pasar basah menyebut harga ayam hidup saat ini masih berada di kisaran harga Rp 26 ribu hingga Rp 27 ribu per kilogram (kg).

Harga tersebut disebutnya relatif stabil, meskipun demikian dirinya mengaku bahwa jumlah pembelian mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah sekarang ini penjualan meningkat kalau dibandingkan dengan hari-hari biasanya,” ujarnya.

Peningkatan tersrbut terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang bulan puasa. Selain tradisi ziarah makam, masyarakat jawa juga punya tradisi megengan atau kirim doa sebelum bulan puasa.

Permintaan ayam biasanya bertambah karena kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun kegiatan tradisi masyarakat.

Geno menyebut kondisi tersebut tentunya berbeda apabila dibandingkan dengan penjualan di hari-hari biasa. Dirinya mengatakan pada hari biasaa jumlah pembeli cenderung lebih sedikit.

Saat mendekati bulan puasa, pembelian ayam meningkat secara bertahap karena banyak yang mencari ayam untuk keperluan megengan.

“Salah satu faktor peningkatannya itu karena ini menjelang puasa kan biasanya itu ada megengan, jadi banyak orang yang cari ayam” lanjutnya.

Tradisi megengan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan permintaan. Dalam tradisi tersebut, masyarakat biasanya menyiapkan makanan untuk kegiatan tertentu.

Pedagang menyebut peningkatan penjualan biasanya terjadi beberapa hari sebelum bulan puasa dimulai. Setelah itu, permintaan akan ayam, khususnya ayam hidup kembali menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing masyarakat.

Saat ini, Geno masih terus melayani pembeli yang datang setiap harinya. Dirinya menyebut peningkatan ini merupakan pola yang umum terjadi menjelang bulan puasa. (tra/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#ramadan #ayam #pasar #harga ayam #megengan #tradisi #trenggalek #ayam hidup #pasar basah