GANDUSARI, Radar Trenggalek – Suasana tidak biasa terjadi di wilayah Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Selasa (24/2). Pasalnya, seekor kerbau bule milik warga tercebur ke dalam septic tank di area kandang ternak Sidomapan RT 019 RW 008, Dusun Tambakboyo. Tak ayal petugas pemadam kebakaran (Damkar) Trenggalek harus turun tangan melakukan evakuasi setelah upaya penyelamatan mandiri warga tidak berhasil.
Berdasarkan informasi yang didapatkan Jawa Pos Radar Trenggalek, kejadian tersebut diketahui masuk melalui call center damkar sekitar pukul 08.05 Aduan tersebut disampaikan pemilik ternak, Eko Pujihartono, setelah mengetahui kerbau miliknya sudah berada di dalam septic tank sejak pagi hari.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, pemilik mengetahui sekitar pukul 07.00 kerbaunya sudah masuk ke dalam septic tank. Sudah dicoba dievakuasi bersama pemelihara, namun tidak berhasil, sehingga akhirnya menghubungi damkar untuk meminta bantuan,” ujar Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) Trenggalek, Burhanuddin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, delapan personel damkar langsung mempersiapkan sarana dan prasarana serta berangkat ke lokasi pukul 08.10 menggunakan satu unit mobil pompa damkar. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 dan segera berkoordinasi dengan pelapor serta warga setempat untuk menentukan teknik evakuasi yang aman.
Saat itu, proses evakuasi cukup menantang karena kedalaman septic tank diperkirakan mencapai sekitar 2,5 meter, sementara bobot kerbau bule betina tersebut mencapai kurang lebih 500 kilogram.
“Evakuasi dilakukan dengan menggunakan tali tambang dan bantuan winch pada mobil pompa damkar. Kondisi lokasi yang sempit dan kedalaman septic tank menjadi tingkat kesulitan tersendiri di lapangan,” jelasnya.
Setelah proses penanganan selama lebih dari satu jam, kerbau bule akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 09.36 dalam kondisi selamat. Petugas kemudian melakukan pengecekan perlengkapan evakuasi sebelum kembali ke mako damkar sekitar pukul 09.40.
Kerbau dengan perkiraan nilai sekitar Rp 25 juta tersebut selanjutnya diserahkan kembali kepada pemiliknya, Eko Pujihartono, warga Dusun Geneng Sanan, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.
Burhanuddin memastikan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Situasi di lokasi juga dinyatakan aman dan terkendali setelah proses evakuasi selesai.
“Korban nihil dan kerugian juga nihil. Kerbau berhasil diselamatkan dan diserahkan kembali kepada pemilik. Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengamanan area kandang, terutama yang dekat dengan lubang atau septic tank, untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.(jaz/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana