KARANGAN, Radar Trenggalek – Lomba menulis esai dan videografi bertemakan “Sangu Sampah” sukses digelar oleh Jawa Pos Radar Trenggalek pada Selasa (24/2), bertempat di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Trenggalek, diikuti oleh para siswa SMP/MTs negeri/swasta di seluruh penjuru Trenggalek.
Pada kesempatan tersebut yang bertanding adalah sepuluh finalis yang telah terpilih dari sekitar 70 pendaftar. Masing-masing peserta mempresentasikan esai yang mereka tulis di hadapan dewan juri dan peserta lainnya.
Untuk final kali ini, dua juri yakni Direktur PT Jwalita Energi Trenggalek (JET) Mardianto Harahap SP MP dan dari Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Trenggalek, Imam Maulani.
Setelah seluruh peserta menyampaikan presentasi esai mereka, dewan juri kemudian melakukan penilaian berdasarkan kriteria tertentu. Maka, terpilihlah tiga juara dari sepuluh peserta finalis yang turut serta dalam perlombaan tersebut.
Peringkat 1 dimenangkan Rafandy Pamel Giffary dari SMPN 1 Karangan dengan nilai 94; peringkat kedua dimenangkan Sevilla Najwa Kahira dari SMPN 1 Munjungan dengan nilai 89; dan peringkat ketiga dimenangkan Fariqa Yuki Citrawati dari SMPN 1 Trenggalek dengan nilai 88. Kemudian untuk lomba video dimenangkan Meisha Nirmala Putri dari SMPN 3 Dongko.
Rafandy sebagai juara 1 mengatakan sangat bahagia karena bisa mendapatkan posisi pertama, terlebih lomba ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti lomba.
“Di sini perasaan saya sangat bahagia, karena ini merupakan pengalaman pertama saya menulis esai dan mendapatkan hasil yang terbaik,” ungkapnya.
Dia menyoroti pentingnya pengelolaan sampah. Sebab untuk saat ini pengelolaan sampah di Trenggalek masih rendah. Harapannya, lomba semacam ini terus digelar untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan.
Baca Juga: Evakuasi ODCB di Trenggalek, Disparbud Amankan Empat Benda Cagar Budaya dari Lahan Warga
“Pengelolaan sampah sangatlah penting karena di Trenggalek untuk pengelolaan sampah masih di angka 16 persen,” ujarnya
“Semoga lomba semacam ini terus berkembang ke depannya di Kabupaten Trenggalek agar menimbulkan sikap peduli lingkungan,” imbuhnya.
Tim juri dari DLH Trenggalek, Imam Maulani, mengungkapkan bahwa lomba seperti ini merupakan program yang bagus. “Kesannya memang sangat bagus sekali, apalagi dalam rangka ini program Sangu Sampah untuk menunjang program Net Zero Carbon,” tuturnya.
Imam berharap dengan adanya lomba tersebut dapat meningkatkan kepedulian lingkungan oleh civitas sekolah. Hal ini dikarenakan masih terdapat banyak sekolah belum menjalankan program Sangu Sampah.
“Harapannya nanti tiap sekolah memang harusnya sudah ikut, karena sementara ini kan masih banyak yang belum ikut,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur PT JET, Mardianto Harahap SP MP, menjelaskan pentingnya literasi pengolahan sampah, termasuk dengan lomba menulis serta presentasi.
Dengan minat dari sejumlah kecamatan aktif, menjadi tanda bahwa siswa serta guru merupakan pihak yang memang benar-benar peduli lingungan dengan menyukseskan program Sangu Sampah.
“Secara umum ada beberapa peserta yang menyampaikan presentasi menarik, kesesuaian tema, penulisan yang benar, dan lain-lain. Juara merupakan bonus, terpenting bagaimana sekolah bergerak bersama-sama untuk mengoptimalkan program Sangu Sampah di Trenggalek,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kegiatan lomba menulis esai dan videografi diselenggarakan Jawa Pos Radar Trenggalek dan didukung PT JET, BPR Jwalita Trenggalek, Pos Indonesia KC Trenggalek, Dinas Pendidikan Trenggalek, dan Dinas Lingkungan Hidup Trenggalek. (tra/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana