Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jalur Terdampak Longsor Ditutup Kembali Kendaraan Diimbau lewat Jalur Alternatif

Fatra Aditya • Senin, 9 Maret 2026 | 13:09 WIB

BUKA TUTUP: Sempat dibuka, ruas jalan Trenggalek-Ponorogo yang terdampak longsor ditutup kembali.
BUKA TUTUP: Sempat dibuka, ruas jalan Trenggalek-Ponorogo yang terdampak longsor ditutup kembali.

TUGU, Radar Trenggalek - Jalur yang menghubungkan Trenggalek dan Ponorogo yang terdampak longsor hingga kini masih belum dapat dilewati oleh kendaraan. Saat ini masih terdapat proses penanganan pada talut atau tanggul pembatas jalan masih ditutup sementara. Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan karena kondisi tanah di lokasi masih berpotensi mengalami pergerakan.

Salah satu anggota Satlantas Polres Trenggalek, Bripka Candra Kholifatul Huda mengatakan, petugas saat ini masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi longsor. Penanganan juga masih menunggu proses evakuasi material tanah yang menutup sebagian badan jalan.

“Petugas melakukan pengamanan di lokasi longsor yang terjadi pada talut atau tanggul pembatas jalan. Longsor tersebut disebabkan pengerasan tanah di bagian atas yang masih menyisakan material longsoran,” ujarnya.

Menurut Candra, selama jalur masih ditutup, petugas tetap berjaga untuk memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di area yang berpotensi membahayakan. Pengawalan juga dilakukan untuk mendukung proses penanganan di lapangan.

Dia menjelaskan, penutupan jalur dilakukan hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. Pasalnya, sisa material longsor di bagian atas masih berpotensi turun jika terjadi hujan atau pergerakan tanah.

“Untuk sementara jalur masih ditutup sambil menunggu proses penanganan dan pembersihan material longsor. Sampai kapan penutupan ini berlangsung, belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Satlantas mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari jalur tersebut dan menggunakan rute alternatif. Pengendara juga diminta tetap mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

"Jadi tetap pakai jalur alternatif," terangnya.

Sebenarnya, ruas jalan sempat dibuat sistem buka pada kemarin untuk memudahkan para sopir truk yang sudah tertahan di jalan selama dua hari lalu karena menunggu pembersihan material longsor. Namun, kini jalur tersebut kembali ditutup, mengingat keselamatan para pengguna jalan karena dikhawatirkan masih akan terjadi longsor susulan. (tra/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#Trenggalek dan Ponorogo #Bripka Candra Kholifatul Huda #satlantas polres trenggalek