Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Musim Pancaroba Kini Picu Penyebaran Virus dan Bakteri

Fatra Aditya • Selasa, 10 Maret 2026 | 12:49 WIB

JAGA KESEHATAN:Kondisi cuaca tak menentu perlu mendapatkan perhatian,termasuk kebugaran tubuh agar tidak terserang penyakit.
JAGA KESEHATAN:Kondisi cuaca tak menentu perlu mendapatkan perhatian,termasuk kebugaran tubuh agar tidak terserang penyakit.

KOTA, Radar Trenggalek – Perubahan cuaca yang tidak menentu pada musim pancaroba dapat memengaruhi kondisi kesehatan. Terlebih kini bagi masyarakat beragama muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih memperhatikan daya tahan tubuh supaya tetap sehat dan bugar saat beraktivitas meskipun tengah menjalani ibadah puasa.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB), dr Sunarto mengatakan, perubahan suhu dan kelembapan yang terjadi saat pancaroba dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut juga dapat memicu menyebarnya virus dan bakteri.

“Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga seseorang lebih rentan terserang penyakit, seperti flu, pilek, maupun infeksi saluran pernapasan,” ujarnya.

“Selain itu, perubahan suhu dan kelembapan juga dapat memicu penyebaran virus dan bakteri,” tambahnya.

Dia menjelaskan, beberapa penyakit yang kerap muncul saat musim pancaroba di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), flu, pilek, demam berdarah dengue (DBD), asma, rinitis alergi, hingga gangguan pencernaan.

Untuk itu, supaya tetap sehat di tengah perubahan cuaca, dr Sunarto menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Hal tersebut di antaranya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, rutin berolahraga, serta mencukupi waktu istirahat sekitar 7 hingga 8 jam setiap malam.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta mengelola stres dengan baik. Khusus bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, dia mengingatkan pentingnya memperhatikan asupan saat sahur dan berbuka.

Makanan yang dikonsumsi sebaiknya bergizi seimbang serta diimbangi dengan minum air putih yang cukup.

“Untuk menjaga kebugaran saat puasa, masyarakat juga bisa melakukan olahraga ringan sebelum beaksinasi guna mencegah munculnya penyakit selama musim pancaroba, terlebih di bulan puarbuka serta menghindari makanan yang terlalu pedas dan berlemak,” jelasnya.

Dia menambahkan, masyarakat juga diimbau rutin memeriksakan kesehatan serta mengikuti program vsa. (tra/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
#trenggalek