KOTA, Radar Trenggalek – Kondisi jalan di jalur nasional menghubungkan Trenggalek-Tulungagung yang banyak lubang mulai mendapatkan perhatian. Tambal sulam dilakukan untuk menutup akses utama antarkabupaten tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, perbaikan jalan berlubang terlihat di jalan raya Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, kemarin (10/3).
Tampak sejumlah pekerja melakukan perbaikan dengan menggunakan alat tumbuk serta cairan aspal untuk menutup lubang.
Mereka tampak bergantian melaju untuk menambal jalan yang berlubang di tengah terik matahari agar pengendara tambah nyaman melintas.
“Ya untuk kelancaran arus lalu lintas, memang harus melakukan perbaikan jalan. Apalagi saat ini jelang Lebaran,” ungkapnya salah satu pengendara, Cahyo, kemarin (10/3).
Dia mengaku, jalur Trenggalek-Tulungagung merupakan jalur utama yang menghubungkan dua kabupaten itu dan menjadi akses ekonomi utama untuk angkutan barang maupun penumpang bus.
Dengan adanya perbaikan jalan, artinya sudah memberikan kenyamanan untuk pengguna jalan yang melintas.
Apalagi, jelang Lebaran nanti dipastikan tingkat kepadatan arus lalu lintas akan meningkat. Jadi memang pihak berwenang perlu melakukan pelayanan ke pemudik.
Jika dibiarkan berlubang dipastikan tingkat risiko kecelakaan akan lebih tinggi. Lantaran pengendara dari luar kota tidak menguasai medan lintasan.
“Jika mereka (pengendara luar kota) tidak mengenal medan, maka rawan terjerembap ke jalan berlubang,” terang pria 42 tahun ini.
Dia mengaku hampir tiap hari melakukan perjalanan pulang pergi (PP) dari Tulungagung-Trenggalek untuk bekerja. Jadi hafal dengan kondisi jalan yang dilintasi.
“Kalau jalan berlubang baru-baru ini jelang Lebaran dilakukan penambalan. Kalau dibiarkan tentu akan tambah rusak, apalagi masih sering hujan,” tandas karyawan swasta ini.
Dia berharap tidak saja perbaikan dilakukan jelang Lebaran, tetapi harus dikontrol tiap bulan agar segera dilakukan perbaikan.
Selain itu, penerangan jalan jangan sampai dilupakan agar lebih membuat nyaman para pengguna jalan raya. “Kalau jalur Trenggalek-Tulungagung sebagian ada yang dalam kondisi gelap gulita,” pungkasnya. (gun/c1/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana