Pastikan Stok BBM Aman Hingga Lebaran

Zaki Jazai • Dipublikasikan Senin, 16 Maret 2026 | 16:12 WIB

JANGAN PANIK: Masyarakat Trenggalek ketika mengantre untuk membeli BBM.
JANGAN PANIK: Masyarakat Trenggalek ketika mengantre untuk membeli BBM.

KOTA, Radar Trenggalek – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Trenggalek mewaspadai dampak ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah terhadap stabilitas pasokan energi di daerah. Kekhawatiran tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik yang berpotensi memengaruhi distribusi energi secara nasional.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pemkab terus memantau perkembangan situasi global karena berpotensi berdampak pada ketersediaan LPG maupun bahan bakar minyak (BBM).

Menurut dia, meski kebutuhan energi masyarakat saat ini masih relatif aman, pemkab tetap melakukan langkah antisipatif agar distribusi energi tidak terganggu, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

“Karena itu, sebagai langkah pencegahan, kami terus menjalin koordinasi dengan PT Pertamina (Persero) terkait distribusi LPG," katanya. 

Mas Ipin menegaskan, dinas terkait telah berkomunikasi langsung dengan pihak Pertamina guna memastikan pasokan energi tetap tersedia di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Lebaran.

“Dinas terkait sudah berkomunikasi dengan Pertamina untuk memastikan distribusi LPG di Trenggalek tetap lancar. Kami ingin kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa kendala stok di lapangan,” ujarnya.

Selain energi, pemkab juga memantau perkembangan harga bahan pangan di pasar. Menjelang Lebaran, beberapa komoditas mulai mengalami kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan masyarakat.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Ipin ini menilai kondisi harga secara umum masih relatif stabil.

“Secara umum harga pangan relatif stabil, namun ada kenaikan pada komoditas tertentu seperti cabai dan bawang merah. Kami terus mengawal jalur distribusi agar inflasi daerah tetap terkendali,” jelasnya.

Selain dampak geopolitik, Pemkab Trenggalek juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi musim kemarau yang dapat memengaruhi sektor pertanian.

Ipin mengingatkan bahwa pada tahun 2024 lalu hampir seluruh wilayah di Trenggalek terdampak kekeringan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan infrastruktur transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Pemkab Trenggalek melakukan pengecekan kondisi jalan serta fasilitas transportasi di sejumlah titik guna memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar selama periode hari raya.

“Kami belajar dari pengalaman tahun 2024, ketika 13 dari 14 kecamatan di Trenggalek terdampak kekeringan hebat. Tahun ini kami sudah menyiapkan strategi penggunaan air dan menentukan jenis tanaman yang tepat agar produksi pertanian tidak terganggu,” tegas Ipin. (jaz/c1/din)

Editor : Adinda Putri Sefiana
Sumber : RADAR TRENGGALEK
Bupati Trenggalek M Nur Arifin bbm pemkab trenggalek Menjelang Hari Raya Idul Fitri