DURENAN, Radar Trenggalek – Keberadaan rest area di Desa Baruharjo kini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Rest area tersebut tidak hanya menjadi tempat singgah bagi para pengguna jalan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Dengan semakin ramainya pengunjung yang datang untuk beristirahat, berbagai pedagang lokal turut merasakan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan mereka.
Rest area yang berada di jalur provinsi ini menjadi titik strategis bagi para pengendara yang melintas. Banyak pengendara memilih berhenti sejenak untuk beristirahat, menikmati makanan, maupun membeli oleh-oleh khas daerah. Hal ini membuat suasana rest area menjadi semakin ramai dan hidup setiap harinya.
Kepala Desa Baruharjo, Bambang Hari Utomo menjelaskan, pembangunan rest area tersebut telah melalui berbagai tahapan perencanaan yang matang.
Salah satunya adalah melakukan studi banding ke beberapa daerah yang telah lebih dahulu mengembangkan rest area sebagai pusat ekonomi masyarakat.
“Kami membangun rest area ini bukan tanpa perencanaan. Sebelumnya kami telah melakukan studi banding ke beberapa kota lain untuk melihat bagaimana pengelolaan rest area yang baik dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Bambang.
Menurut dia, pembangunan rest area ini juga merupakan langkah strategis dalam menyambut rencana pembangunan Tol Kediri–Tulungagung yang diperkirakan akan meningkatkan arus kendaraan di wilayah sekitar.
Desa Baruharjo dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu gerbang masuk menuju Kabupaten Trenggalek.
"Desa Baruharjo ini merupakan pintu gerbang menuju Trenggalek. Dengan adanya rest area ini, para pengguna jalan yang melewati jalur provinsi bisa singgah dan beristirahat dengan nyaman,” tambahnya.
Di rest area tersebut, berbagai pedagang lokal menjajakan beragam produk makanan dan minuman khas daerah. Mulai dari makanan tradisional hingga jajanan khas Trenggalek tersedia bagi para pengunjung yang singgah.
Kehadiran para pedagang ini turut menciptakan suasana yang lebih ramai sekaligus memperkenalkan kuliner lokal kepada para wisatawan maupun pengguna jalan yang melintas.
Selain meningkatkan aktivitas ekonomi, rest area ini juga memberikan dampak sosial yang cukup signifikan bagi masyarakat sekitar. Banyak warga yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan kini mulai membuka usaha kecil atau bergabung sebagai pedagang di kawasan tersebut.
Bambang berharap keberadaan rest area Baruharjo dapat terus berkembang dan menjadi pusat ekonomi baru bagi desa. Ia juga optimistis bahwa perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di Desa Baruharjo, akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pengunjung yang singgah.
“Dengan semakin ramainya aktivitas di rest area ini, kami berharap perekonomian masyarakat Baruharjo akan semakin meningkat dan angka pengangguran di desa juga dapat berkurang,” pungkasnya.
Ke depan, pemerintah desa berencana untuk terus melakukan pengembangan fasilitas di kawasan rest area agar semakin nyaman bagi pengunjung sekaligus memberikan peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat setempat.(gun/din)
Editor : Adinda Putri Sefiana