Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tren Penurunan Harga Kebutuhan Pangan

Fatra Aditya • Rabu, 1 April 2026 | 10:51 WIB
DINAMIS: Pasca-Lebaran, komoditas pangan alami penurunan dan kenaikan harga meski tak signifikan. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)
DINAMIS: Pasca-Lebaran, komoditas pangan alami penurunan dan kenaikan harga meski tak signifikan. (FATRA ADITYA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek Harga sejumlah komoditas pangan pasca Hari Raya Idul Fitri menunjukkan adanya pergerakan yang bervariasi. Terdapat sejumlah bahan pokok yang mengalami penurunan harga, sementara sebagian lainnya justru mengalami kenaikan meskipun tidak telalu signifikan.

Berdasarkan penuturan salah satu pedagang yang ada di Pasar Basah Trenggalek, Fitri S, harga cabai keriting mengalami penurunan signifikan. Dari sebelumnya Rp 95.000 per kilogram (kg), kini turun menjadi Rp 76.000 atau berkurang Rp 19.000. Penurunan ini menjadi salah satu yang paling mencolok di antara komoditas lain.

Kemarin cabai sempat Rp 100 ribu, terus turun Rp 95 ribu, sekarang di Rp 76 ribu,ujarnya, Selasa (31/3).

Baca Juga: Tanpa Voting Kursi Ketua DPC PKB Diperebutkan Lima Kader, Fit and Proper Test Menanti

Di sisi lain, komoditas bawang merah justru mengalami kenaikan harga. Dari Rp 40.000 per kg, kini naik menjadi Rp 45.000 atau bertambah Rp 5.000. Kenaikan juga terjadi pada komoditas bawang putih yang kini berada di angka Rp 32.000 dari sebelumnya yang berada di harga Rp 30.000.

Bawang merah sama bawang putih naik cuma Rp 1.000 sampai Rp 2 ribu,tuturnya

Komoditas telur ayam turut menunjukkan tren kenaikan meskipun relatif tipis. Telur ayam ras naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 29.000 per kg, sedangkan telur ayam kampung tercatat stabil di angka Rp 29.000 per kg tanpa perubahan harga dari sebelum hingga pasca-Lebaran.

Telur ayam harganya masih stabil di Rp 28-29 ribu untuk horen atau ras,ungkapnya.

Pergerakan harga tersebut mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan pasca-Lebaran. Umumnya, setelah periode hari besar keagamaan, permintaan mulai menurun sehingga memengaruhi harga di tingkat pasar. Namun, beberapa komoditas tetap mengalami kenaikan akibat faktor distribusi dan ketersediaan stok.

Baca Juga: Kini Kunjungan Perpustakaan Kembali Normal Usai Momen Lebaran

Kondisi ini menjadi perhatian bagi pelaku pasar maupun konsumen, mengingat fluktuasi harga bahan pokok masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Pemantauan secara berkala diperlukan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga serta mengantisipasi lonjakan yang dapat membebani masyarakat.(tra/c1/din)

Editor : Isna Dzikirianti
#ekonomi trenggalek #pasca lebaran #komoditas pangan #pasar basah trenggalek #harga bahan pokok